BONE–SMP Negeri 1 Tonra mencatatkan sejarah manis di ajang Festival Disdik Jilid II Tahun 2025 yang digelar dari tanggal 2 hingga 10 Mei 2025. Sekolah yang berada di wilayah selatan Kabupaten Bone ini berhasil “unjung gigi” alias menunjukkan keunggulannya dengan memboyong dua gelar Juara I sekaligus, yaitu Juara I Tari Kreasi dan Juara I Lomba Menggambar tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Bone.
Penampilan gemilang SMPN 1 Tonra dalam cabang Tari Kreasi menjadi sorotan utama. Dalam ajang yang diikuti oleh sekolah-sekolah unggulan dari berbagai kecamatan, termasuk dari pusat kota Watampone, SMPN 1 Tonra tampil memukau dan berhasil mengungguli pesaing kuat seperti SMPN 1 Watampone yang hanya mampu menempati posisi ketiga. Sementara itu, SMPN 4 Watampone dan SMPN 6 Watampone harus puas di posisi Harapan I dan Harapan II. Menariknya, posisi Juara II diraih oleh SMPN 1 Kajuara, sekolah dari daerah perbatasan Bone-Sinjai, menandakan bahwa kekuatan seni tak lagi terpusat di kota.
Tak hanya di panggung tari, Maisarah Izzati, siswi berbakat dari SMPN 1 Tonra, juga menyumbang prestasi gemilang dengan menyabet Juara I Lomba Menggambar. Ia berhasil mengungguli peserta lain dari berbagai sekolah, termasuk Febi Febrianti dari SMPN 2 Tellu Siattinge (Juara II) dan Nuraini Almira dari MTs Ad’Adiyah Uloe (Juara III). Adapun posisi Harapan I hingga Harapan III masing-masing diraih oleh Nabila Ramadhani (SMPN 1 Tellu Siattinge), Andi Nur Zahra (SMPN 1 Kahu), dan Rievany Kinandita (SMPN 6 Watampone).
Festival Disdik 2025 tampaknya menjadi panggung emas bagi SMPN 1 Tonra untuk menunjukkan potensi siswa-siswinya yang tidak hanya cerdas, tapi juga kreatif dan percaya diri. Hal ini juga tercermin dalam ajang Top Model, di mana dua siswa mereka Aqila Aulia Kahar dan A. Irwansabarian berhasil meraih gelar The Best Catwalk untuk kategori putri dan putra.
Keberhasilan ini bukan hanya soal kemenangan di atas kertas, tapi juga menjadi bukti nyata bahwa sekolah-sekolah di luar kota memiliki semangat dan kualitas yang tak kalah unggul. Kepala SMPN 1 Tonra dan jajaran guru pembina patut berbangga atas pencapaian ini, karena telah berhasil membina siswa-siswi berprestasi yang mampu bersaing secara sehat di tingkat kabupaten.
Festival Disdik Jilid II 2025 menjadi ajang yang membuktikan bahwa prestasi bisa lahir dari mana saja. Dan kali ini, SMPN 1 Tonra menjadi bintangnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs. A. Fajaruddin, MM mengungkapkan bahwa Festival Disdik sukses menyedot perhatian masyarakat Bone. Dari 2.745 pendaftar, sebanyak 1.331 peserta terpilih melalui seleksi audisi. Tak sekadar lomba, Festival Disdik menjelma sebagai ruang ekspresi dan pencarian jati diri generasi muda Bone.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Pelataran Disdik selalu padat oleh penonton dan supporter. Ini bukan sekadar lomba, ini sudah menjadi hiburan rakyat yang dinanti,” ungkapnya.
Fajaruddin memahami betul pentingnya kolaborasi lintas instansi. Ia mengungkapkan bahwa Festival Disdik jilid II ini kini menjadi simbol kebersamaan, keterpaduan antar instansi teknis yang membina pendidikan, yaitu Dinas Pendidikan selaku inisiator yang membidangi pendidikan jenjang TK, SD dan SMP, ada juga Kementerian Agama Kabupaten Bone instansi Teknis Pendidikan madrasah, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone instansi teknis Pendidikan SMA/SMK. Tiga pilar inilah yang berkolaborasi dan bersinergi sehingga suksesnya acara ini.
“Ini simbol kebersamaan, bukan sekadar lomba. Di sini kita satu napas membina masa depan generasi Bone,” ujarnya tegas. (*)



Tinggalkan Balasan