BONE– Pemerintah Kabupaten Bone terus mendorong lahirnya inovasi di berbagai sektor pelayanan publik. Salah satu inovasi yang mencuri perhatian pada ajang Bone Innovation Award tahun 2026 datang dari dunia kesehatan melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Pancaitana Kabupaten Bone.
Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Datu Pancaitana, H. Mohammad Rostang, SE., SKM., M.Kes, rumah sakit tersebut berhasil meraih penghargaan Bone Innovation Award 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bone melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Selasa 12 Mei 2026 di Gedung PKK Bone.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM bersama Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM. Selain sertifikat penghargaan, RSUD Datu Pancaitana juga menerima dana pembinaan sebesar Rp1 juta sebagai bentuk apresiasi atas inovasi pelayanan yang dihadirkan kepada masyarakat.
Prestasi tersebut diraih berkat inovasi bertajuk Elektronik Data Diet Pasien Terintegrasi atau E-Destinasi, sebuah sistem layanan berbasis digital yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan di lingkungan rumah sakit.
Inovasi E-Destinasi menjadi bukti bahwa transformasi pelayanan publik di Kabupaten Bone terus bergerak menuju sistem yang lebih modern, cepat, dan terintegrasi. Kehadiran aplikasi tersebut dinilai mampu mempermudah pengelolaan data diet pasien secara elektronik sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.
Tidak hanya menjadi sebuah terobosan internal rumah sakit, inovasi ini juga memperlihatkan keseriusan RSUD Datu Pancaitana dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang maju dan inovatif sebagaimana visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Bone.
Melalui penerapan sistem digital tersebut, masyarakat kini dapat merasakan pelayanan kesehatan yang lebih tertata, akurat, dan responsif. Hal itu sekaligus memperkuat komitmen RSUD Datu Pancaitana dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Momentum penghargaan itu juga menjadi ajang penguatan komitmen inovasi daerah. Direktur RSUD Datu Pancaitana H. Mohammad Rostang tampil sebagai perwakilan dalam penandatanganan komitmen pelaporan inovasi daerah yang disaksikan langsung oleh Bupati Bone, Wakil Bupati Bone, serta Penjabat Sekretaris Daerah Bone Hj. Andi Tenriawaru, SP., M.Si.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Nurul Fikri Aulia, SE., M.Si dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, menandakan bahwa pengembangan inovasi daerah di Kabupaten Bone mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat.
Penghargaan yang diterima RSUD Datu Pancaitana bukan sekadar simbol prestasi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin modern, langkah RSUD Datu Pancaitana melalui E-Destinasi menjadi contoh nyata bahwa inovasi mampu menghadirkan perubahan besar dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Bone. (*)


Tinggalkan Balasan