BONE– Di tengah keterbatasan dan tantangan dunia pendidikan di wilayah pinggiran, UPT SMP Negeri Satap 3 Barebbo justru tampil sebagai simbol lahirnya inovasi dan semangat perubahan. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Mulyadi, S.Pd., MM, sekolah ini kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Bone Innovation Award Kabupaten Bone Tahun 2026.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin bersama Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM dan Nurul Fikri Aulia dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri di Gedung PKK Kabupaten Bone, Selasa 12 Mei 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi tidak hanya lahir dari sekolah besar di perkotaan, tetapi juga dari sekolah yang dibangun dengan semangat pengabdian dan ketulusan mendidik anak bangsa.

Prestasi yang diraih UPT SMPN Satap 3 Barebbo tidak lepas dari inovasi unggulannya bernama “Aga Kareba” atau Alat Gerobak Kereta Baca. Inovasi ini menjadi jawaban kreatif atas tantangan rendahnya literasi dan numerasi peserta didik.

Gerobak baca tersebut bukan sekadar tempat buku berjalan. Dengan sistem otomatis yang telah diprogram, gerobak ini hadir mendekatkan budaya membaca kepada siswa melalui metode yang menyenangkan dan inovatif. Pengoperasiannya dilakukan setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis sebagai bagian dari pembiasaan literasi di lingkungan sekolah.

Dari inovasi sederhana itu, lahirlah perubahan besar. Siswa menjadi lebih aktif membaca, lebih percaya diri berbicara, dan lebih terbiasa membangun budaya disiplin serta antre.

Tidak hanya itu, sekolah ini juga sukses menghadirkan inovasi “Magebuk Ele Kele” yang berhasil mengantarkan SMPN Satap 3 Barebbo meraih Juara I Lomba Inovasi Sekolah tingkat Kabupaten Bone. Program tersebut fokus meningkatkan kemampuan numerasi dan literasi siswa melalui pendekatan puisi, dongeng, dan aktivitas kelompok yang membangun karakter peserta didik.

Kreativitas para guru dan siswa di sekolah ini bahkan telah menembus panggung nasional. SMPN Satap 3 Barebbo sebelumnya pernah meraih Juara II Nasional dan Juara I Nasional pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Pada tahun 2023, sekolah ini kembali menjadi Finalis OPSI Nasional lewat inovasi Alat Deteksi Dini Penyebab Kebakaran.

Deretan prestasi itu menjadi bukti bahwa sekolah di daerah tidak kalah bersaing jika dipimpin dengan visi, dedikasi, dan keberanian untuk terus berinovasi.

Bagi Mulyadi, penghargaan yang diterima bukan sekadar simbol keberhasilan pribadi, tetapi buah dari perjalanan panjang pengabdian. Ia memulai karir sebagai guru non-PNS di sekolah tersebut sejak tahun 2008. Setelah diangkat menjadi ASN pada tahun 2010, ia kemudian dipercaya memimpin sekolah tempat pengabdian pertamanya pada tahun 2017.

Kesetiaan dan pengabdiannya di sekolah itu kini menjelma menjadi kisah inspiratif tentang bagaimana seorang guru mampu membangun perubahan besar dari ruang kelas sederhana.

Di tangan Mulyadi dan seluruh keluarga besar SMPN Satap 3 Barebbo, inovasi bukan hanya program, tetapi gerakan untuk menghadirkan harapan baru bagi pendidikan di Kabupaten Bone. (*)