BONE–Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 menjadi momen istimewa dan penuh haru bagi keluarga besar UPT SMKN 1 Bone Jumat, 02 Mei 2025. Di tengah khidmatnya upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Bone, perhatian publik tersita ketika nama Kepala UPT SMKN 1 Bone, H. Syamsuddin, S.Pd., M.Pd., disebut untuk maju menerima Piagam Penghargaan dari Bupati Bone.

Kepala UPT SMKN 1 Bone H. Syamsuddin, S.Pd., M.Pd, Kepala SMAN 1 Bone Drs. Muhdar, M.Pd dan Kepala SMA Islam Athirah Bone Syamsul Bahri, S.Pd.I., M.Pd seusai menerima Piagam Penghargaan dari Bupati Bone

Penghargaan tersebut bukan penghargaan biasa. Pemerintah Kabupaten Bone secara resmi mengapresiasi SMKN 1 Bone sebagai sekolah dengan jumlah lulusan terbanyak yang terserap di dunia usaha dan dunia industri (DU/DI) pada tahun 2024. Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi para pendidik dan keberhasilan sistem pendidikan vokasi dalam menjawab tantangan dunia kerja.

H. Syamsuddin tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan bangganya.

“Alhamdulillah, ini merupakan bentuk penghargaan yang sangat berarti, bukan hanya bagi saya pribadi sebagai kepala UPT, tetapi juga bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan di SMKN 1 Bone. Pada momentum Hardiknas ini, kami dihargai atas jerih payah dan dedikasi kami dalam mempersiapkan siswa agar siap terjun ke dunia kerja,” ujarnya.

Capaian ini menjadi penegas komitmen SMKN 1 Bone dalam menjawab tantangan zaman. Dengan memegang teguh prinsip SMK siap pakai dan siap kerja, sekolah ini terus mendorong link and match antara program keahlian dengan kebutuhan industri.

“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi justru awal dari semangat baru kami. Kami akan terus berbenah dan memperluas kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Target kami, semakin banyak lulusan kami yang sukses dan mandiri,” tambahnya.

Bagi masyarakat Bone, keberhasilan ini menjadi sinyal positif bahwa pendidikan vokasi semakin relevan dan berdampak langsung terhadap pengurangan pengangguran. SMKN 1 Bone membuktikan bahwa lulusan SMK bukan hanya mampu bersaing, tetapi juga siap memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat. (*)