BONE – Aula UPT SMA Negeri 1 Bone akan menjadi saksi berkumpulnya lintas generasi alumni dalam Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 1 Bone Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama sehari penuh ini bukan sekadar agenda organisasi untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan merawat ikatan emosional para alumni dengan almamater yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka.
Bagi para alumni, kembali ke lingkungan sekolah bukan hanya soal mengenang masa lalu. Di balik pertemuan itu tersimpan cerita, kenangan, dan semangat untuk terus berkontribusi bagi almamater serta daerah. Karena itulah, Mubes IKA SMAN 1 Bone dipandang sebagai ruang temu yang mempertemukan berbagai angkatan, mulai dari alumni senior hingga generasi yang lebih muda.
Ketua IKA SMAN 1 Bone, Prof. Dr. H. Heri Tahir, M.Hum, menjelaskan bahwa pelaksanaan Mubes kali ini bertujuan untuk memilih ketua baru IKA. Menurutnya, proses regenerasi kepemimpinan sudah seharusnya dilakukan karena masa kepengurusannya telah berlangsung selama dua periode atau sekitar sepuluh tahun.
“Memang seharusnya sudah harus diganti. Sebenarnya pelaksanaan ini agak terlambat karena berbagai persoalan waktu, tetapi sekarang sudah waktunya kita melaksanakan pemilihan. Harapan saya tentu harus ada regenerasi,” ujarnya.
Sebagai alumni angkatan 1970-an, Prof. Heri berharap kepemimpinan IKA ke depan dapat dipegang oleh generasi yang lebih muda. Ia bahkan membuka peluang bagi alumni angkatan 1980-an hingga 1990-an untuk mengambil peran memimpin organisasi alumni tersebut.
“Saya berharap yang memimpin IKA SMA Negeri 1 Bone ke depan jangan lagi angkatan 70-an. Kalau bisa angkatan 80-an, bahkan kalau memungkinkan angkatan 90-an. Harus ada regenerasi,” katanya.
Harapan itu bukan tanpa alasan. Menurut Prof. Heri, generasi alumni saat ini memiliki kapasitas yang lebih inovatif dan kreatif dalam mengembangkan berbagai program organisasi. Dengan energi baru dan gagasan yang segar, IKA diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang semakin relevan bagi para alumni maupun masyarakat.
“Generasi-generasi sekarang lebih inovatif dan kreatif dengan berbagai kegiatan. IKA ini adalah paguyuban yang berbasis pada pendekatan kekeluargaan dan kemasyarakatan. Karena itu hubungan lintas generasi antaralumni harus terus dibangun dan dirawat,” tambahnya.
Mubes kali ini mengundang perwakilan dari seluruh angkatan alumni. Panitia berharap sedikitnya 30 hingga 40 angkatan dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai generasi alumni diyakini akan memperkaya gagasan dan memperkuat semangat kebersamaan yang selama ini menjadi fondasi organisasi.
Di balik pelaksanaan Mubes, tersimpan kebanggaan terhadap sejarah panjang SMA Negeri 1 Bone sebagai salah satu sekolah tertua di Kabupaten Bone. Berdiri sejak awal 1950-an, sekolah ini telah melahirkan banyak tokoh yang berkiprah di berbagai bidang, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Nama-nama besar seperti almarhum Amin Syam menjadi bagian dari perjalanan panjang IKA SMAN 1 Bone. Selain itu, sejumlah tokoh penting, termasuk gubernur yang saat ini menjabat, mantan pimpinan DPR, akademisi, birokrat, hingga berbagai pakar di bidangnya, merupakan alumni sekolah tersebut.
Warisan sejarah dan kontribusi para alumni itulah yang ingin terus dirawat melalui keberadaan IKA. Prof. Heri menilai, komunikasi yang terjalin antaralumni lintas generasi menjadi modal penting untuk menjaga kebesaran almamater.
“Bagaimana kebesaran SMA Negeri 1 Bone ini dirawat dengan baik melalui komunikasi antar generasi alumni. Hanya dengan cara itu kita bisa banyak berbuat untuk almamater,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa peran alumni tidak hanya terbatas pada dukungan terhadap sekolah. Jaringan alumni yang kuat juga dapat menjadi kekuatan sosial yang membantu pembangunan daerah melalui berbagai gagasan, pengalaman, dan keahlian yang dimiliki para alumninya.
Dengan semangat regenerasi dan kebersamaan, Mubes IKA SMAN 1 Bone 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi alumni semakin aktif, inklusif, dan bermanfaat. Di tengah perubahan zaman, satu hal yang tetap terjaga adalah rasa memiliki terhadap almamater yang telah membentuk langkah dan cita-cita ribuan alumninya.
Bagi para alumni yang akan hadir, Mubes bukan sekadar forum organisasi. Ia adalah perjumpaan dengan sejarah, persahabatan yang kembali disambung, dan komitmen bersama untuk memastikan bahwa nama besar SMA Negeri 1 Bone terus hidup dan memberi manfaat bagi generasi yang akan datang.
Ketua Panitia Mubes IKA SMAN 1 Bone, Dr. H. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal IKA SMABO, mengungkapkan bahwa pemilihan Aula SMA Negeri 1 Bone sebagai lokasi pelaksanaan memiliki makna yang sangat strategis.
Menurutnya, panitia sengaja menghadirkan para alumni kembali ke lingkungan sekolah agar mereka dapat melihat secara langsung perkembangan dan kebutuhan almamaternya. Dengan demikian, para alumni tidak hanya datang untuk bernostalgia, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sekolah.
“Melalui pelaksanaan Mubes di sekolah, alumni dapat melihat apa saja yang masih perlu dibenahi dan diberdayakan. Harapannya, akan tumbuh kepedulian bersama untuk membantu pengembangan sekolah ke depan,” ujarnya.
Selain mendorong partisipasi dalam pembangunan sekolah, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangkitkan kembali memori dan kenangan masa putih abu-abu yang mungkin telah lama tersimpan. Bagi sebagian alumni, kunjungan ini akan menjadi kesempatan pertama setelah bertahun-tahun meninggalkan bangku sekolah.
Mubes tahun ini juga memiliki nilai historis tersendiri bagi organisasi alumni. Setelah memimpin selama dua periode, Ketua IKA SMAN 1 Bone, Prof. Dr. H. Heri Tahir, M.Hum., akan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada generasi berikutnya. Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus menghadirkan gagasan-gagasan baru dalam memperkuat peran alumni.
“Ini adalah Mubes yang sangat berarti bagi IKA karena akan menjadi momentum regenerasi kepemimpinan setelah dua periode kepemimpinan Prof. Heri Tahir,” kata Shabiel.
Dari sisi persiapan, panitia terus bekerja mematangkan seluruh kebutuhan kegiatan. Hingga saat ini, kesiapan teknis penyelenggaraan telah mencapai sekitar 80 persen. Fokus utama yang tengah dilakukan adalah mengonsolidasikan seluruh anggota Ikatan Alumni agar dapat hadir dan berpartisipasi secara maksimal dalam agenda besar tersebut.
Di saat yang sama, proses penjaringan dan pencalonan ketua baru juga sedang berlangsung. Tahapan tersebut ditangani secara terpisah oleh Steering Committee (SC) sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang telah disepakati.
Dengan semangat kebersamaan dan harapan akan lahirnya kepemimpinan baru yang visioner, Mubes IKA SMAN 1 Bone 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar forum pengambilan keputusan. Ia menjadi titik temu antara kenangan masa lalu, kepedulian terhadap almamater, dan komitmen untuk membangun masa depan organisasi alumni yang semakin kuat dan bermanfaat bagi sekolah, daerah, serta masyarakat luas. (*)


Tinggalkan Balasan