BONE– Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas terus diperkuat. Upaya tersebut kembali ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Semester I Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 yang dipimpin langsung Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Bone, Senin (6/7/2026).

Rapat koordinasi ini bukan sekadar agenda evaluasi rutin. Di balik pertemuan tersebut tersimpan tekad bersama untuk memastikan setiap anak di Kabupaten Bone memperoleh kesempatan tumbuh sehat dan berkembang secara optimal. Melalui forum ini, berbagai pihak duduk bersama mengevaluasi capaian selama Semester I sekaligus merumuskan strategi yang lebih efektif untuk semester berikutnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan sinergi lintas sektor yang kuat, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kecamatan, hingga berbagai elemen masyarakat.

Ia menekankan pentingnya koordinasi yang berkesinambungan agar seluruh intervensi yang dilakukan mampu menjangkau sasaran secara tepat, terintegrasi, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak. Dengan kolaborasi yang semakin solid, setiap program diharapkan mampu menjawab tantangan di lapangan sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Bone.

Suasana rapat berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dan evaluasi dari peserta yang hadir. Kepala Bappeda Kabupaten Bone A. Yusuf, SIP., M.Si, Plt. Kepala Dinas Kesehatan drg. Yusuf Tolo, M.Kes, para camat, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait turut memberikan pandangan sesuai peran masing-masing dalam mendukung pelaksanaan aksi konvergensi.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan langkah seluruh pihak dalam mewujudkan target pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Setiap program yang dijalankan diharapkan tidak hanya menghasilkan capaian administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi ibu hamil, balita, dan keluarga yang menjadi sasaran utama intervensi.

Melalui semangat kolaborasi yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Bone menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masa depan daerah. Percepatan penurunan stunting bukan sekadar memenuhi target nasional, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun generasi Bone yang sehat, cerdas, produktif, dan mampu menjadi fondasi kemajuan daerah di masa mendatang. (*)