BONE — Kebanggaan besar menyelimuti Kabupaten Bone. Seorang siswi muda asal UPT SMA Negeri 1 Bone, Taswina Putri, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026. Ia akan mewakili Sulawesi Selatan dalam tugas kehormatan mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di balik senyum tenang dan semangatnya yang kuat, Taswina menyimpan kisah perjuangan yang tidak mudah. Melalui proses seleksi yang panjang, disiplin latihan yang ketat, serta tekad yang tak pernah surut, gadis kelahiran Watampone, 27 Februari 2010 itu akhirnya berhasil mewujudkan impian yang selama ini hanya berani ia simpan dalam doa.

Keberhasilan Taswina mendapat apresiasi langsung dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman. Ia menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih putri daerah tersebut.

“Ananda kita Taswina Putri yang lolos seleksi kini mewakili Sulawesi Selatan menjadi bagian dari Paskibraka Nasional merupakan prestasi yang membanggakan,” ujar Andi Asman Sulaiman dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6).

Menurutnya, pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dedikasi, dan semangat juang yang tinggi. Prestasi Taswina tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolahnya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bone.

Pemerintah Kabupaten Bone pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan tersebut. Bupati berharap prestasi yang diraih Taswina dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri dan mengharumkan nama daerah.

“Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya serta menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Bone untuk terus berprestasi mengharumkan nama daerah dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Bagi Taswina sendiri, kelulusan sebagai anggota Paskibraka Nasional masih terasa seperti mimpi. Ia mengaku sempat tidak percaya ketika namanya dinyatakan lolos mewakili Sulawesi Selatan.

“Pastinya saya sangat senang, penuh rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT, terharu dan benar-benar tidak menyangka. Rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan karena bisa membawa nama Sulawesi Selatan ke tingkat nasional,” ungkapnya.

Kini, setelah melewati tahap seleksi, fokus Taswina tertuju pada persiapan menghadapi latihan nasional yang akan menuntut kesiapan fisik dan mental yang lebih besar.

“Saya lebih mempersiapkan kesehatan mulai dari sekarang karena nantinya di sana latihan akan membutuhkan mental dan fisik yang lebih kuat lagi,” katanya.

Di usia yang masih muda, Taswina memahami bahwa menjadi anggota Paskibraka Nasional bukan sekadar prestasi pribadi. Baginya, kesempatan tersebut adalah bentuk pengabdian kepada negara sekaligus sarana untuk memotivasi generasi muda lainnya.

“Menjadi seorang anggota Paskibraka Nasional bukan hal yang instan. Selain sebagai bentuk pengabdian kepada negara, juga bisa menjadi motivasi, inspirasi, dan pemicu untuk siswa-siswi lain agar lebih bersemangat menorehkan prestasi,” jelasnya.

Putri pasangan Taslim dan Wahida ini dikenal aktif dan berprestasi. Selain mengikuti ekstrakurikuler Paskibra di SMA Negeri 1 Bone, ia juga memiliki hobi bermain badminton dan menari. Sejak kecil, Taswina menempuh pendidikan di SD Negeri 1 Watampone, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Watampone, hingga kini bersekolah di UPT SMA Negeri 1 Bone.

Gadis yang bercita-cita menjadi anggota Akademi Kepolisian atau pramugari tersebut memiliki motto hidup sederhana namun penuh makna: “Orang lain bisa, saya juga bisa” serta “Percaya diri, fokus, dan terus maju.”

Motto itulah yang tampaknya menjadi bahan bakar utama dalam setiap langkah perjuangannya. Dari Kota Watampone, Taswina membuktikan bahwa mimpi besar dapat diraih oleh siapa saja yang mau berusaha dan tidak menyerah.

Menjelang keberangkatannya mengikuti pemusatan latihan nasional, Taswina juga menitipkan pesan kepada adik-adik pelajar yang bercita-cita mengikuti jejaknya.

“Kalau ingin menjadi Paskibraka, harus memiliki tekad yang bulat dan semangat yang bagus. Nikmati setiap prosesnya dan terus berjuang memberikan yang terbaik,” tandasnya.

Keberhasilan Taswina Putri menjadi bukti bahwa generasi muda Bone memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional. Dari tanah Arung Palakka, kini lahir seorang putri daerah yang siap mengemban kehormatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di panggung tertinggi bangsa. (*)