BONE — Lapangan Sepak Bola Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Senin (10/8/2026), menjadi saksi berkumpulnya para pegiat dan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan.

Di tempat itu, Upacara Peringatan Hari Pramuka Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan digelar dengan suasana penuh semangat pengabdian dan kebersamaan. Momentum tersebut terasa istimewa bagi Kabupaten Bone karena dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan peringatan tingkat provinsi.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bone, hadir bersama jajaran pemerintah daerah. Upacara dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, S.T., didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Hj. Fatmawati Rusdi, S.E.

Di tengah barisan anggota Pramuka dan para pembina, peringatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. Ada pesan yang kembali ditegaskan: Pramuka memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter kuat.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menekankan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu wadah penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak sebatas aktivitas kepemudaan, tetapi menjadi ruang untuk menanamkan kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, tanggung jawab, hingga semangat kebangsaan.

“Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, disiplin, mandiri, dan memiliki semangat pengabdian,” ujar Andi Sudirman.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Perubahan zaman menuntut anak-anak muda tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga memiliki pegangan nilai yang kuat.

Karena itu, pembinaan generasi muda, kata Gubernur, perlu terus diperkuat agar mereka mampu menghadapi tantangan sekaligus mengambil peran dalam pembangunan.

Bone dan Komitmen Membina Generasi Muda

Bagi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, penyelenggaraan Hari Pramuka tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone merupakan sebuah kehormatan sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen bersama.

Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bone, Andi Asman melihat kegiatan kepramukaan memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda Bone.

Ia menyebut nilai-nilai yang diajarkan melalui Pramuka tetap relevan dengan kebutuhan anak muda di tengah perkembangan zaman.

Disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama, serta semangat pengabdian menjadi nilai yang menurutnya perlu terus ditanamkan sejak dini.

“Pramuka merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, pembinaan dan pengembangan kegiatan kepramukaan perlu terus mendapat dukungan bersama,” kata Andi Asman.

Komitmen tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan upacara. Pemerintah Kabupaten Bone diharapkan terus mendorong agar kegiatan kepramukaan berkembang sebagai ruang pembelajaran bagi pelajar dan generasi muda.

Pramuka, dalam pandangan Andi Asman, dapat menjadi tempat bagi anak muda untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi dirinya.

Lebih dari sekadar keterampilan, pembinaan kepramukaan diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki integritas, menjunjung nilai kebangsaan, serta memiliki kesiapan untuk mengabdi kepada masyarakat.

Peringatan Hari Pramuka di Bakunge juga memperlihatkan bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan kerja bersama.

Pemerintah daerah, organisasi Gerakan Pramuka, dunia pendidikan, serta berbagai unsur masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi.

Sejumlah pejabat dan unsur pemerintahan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya unsur Forkopimda Kabupaten Bone, jajaran kepala OPD Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Kepala BNNK Bone, Kalapas IIA Watampone, para kepala bagian Setda Kabupaten Bone, serta para camat se-Kabupaten Bone.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi gambaran dukungan terhadap Gerakan Pramuka sebagai salah satu instrumen pembinaan generasi muda.

Dari Lapangan Sepak Bola Bakunge, pesan yang dibawa bukan hanya tentang peringatan sebuah hari besar organisasi kepanduan. Lebih jauh, momentum itu menjadi pengingat bahwa masa depan daerah dan bangsa turut ditentukan oleh bagaimana generasi mudanya dibentuk hari ini.

Semangat pengabdian, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang ditanamkan melalui Pramuka diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi muda.

Dengan nilai-nilai tersebut, Gerakan Pramuka diharapkan tetap menjadi ruang yang mampu melahirkan generasi penerus yang tangguh, berkarakter, berintegritas, serta siap mengambil bagian dalam kemajuan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dan Indonesia. (*)