BONE — Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat pembangunan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan kembali ditunjukkan melalui dua agenda strategis yang berlangsung di Hotel Novena Watampone, Senin (22/6/2026). Mewakili Bupati Bone, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Hj. Andi Tenriawaru, SP., M.M., menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Pakta Integritas Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Bone.

Kegiatan yang melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang untuk wilayah Kabupaten Bone tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung peningkatan jaringan irigasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Pj Sekda Bone juga menghadiri sekaligus memberikan dukungan penuh pada peluncuran program aksi perubahan bertajuk “KAWALI”, sebuah inovasi yang diprakarsai oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas SDABK Kabupaten Bone, Kasdar, ST., M.Si.

Peluncuran program ditandai dengan momen simbolis ketika Hj. Andi Tenriawaru bersama Kasdar memegang sebuah piagam atau papan replika resmi bertuliskan “LAUNCHING KAWALI” yang diapit gambar senjata tradisional kawali atau badik khas Bugis. Simbol tersebut menandai dimulainya implementasi program inovasi secara resmi di lingkungan Dinas SDABK Kabupaten Bone.

Dalam sambutannya, Hj. Andi Tenriawaru yang tampil mengenakan seragam dinas berwarna cokelat dan jilbab kuning menyampaikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan jajaran Dinas SDABK. Menurutnya, inovasi menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tantangan pembangunan dan pelayanan publik yang semakin dinamis.

“Program KAWALI merupakan langkah strategis yang menunjukkan semangat perubahan dan inovasi dalam birokrasi. Kami berharap program ini mampu menghadirkan tata kelola yang lebih efektif, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran dan program kerja, tetapi juga oleh kemampuan aparatur pemerintah dalam menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Sementara itu, Plt. Kadis SDABK Kabupaten Bone, Kasdar, ST., M.Si., menegaskan bahwa program KAWALI merupakan bagian dari aksi perubahan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja organisasi. Program ini diharapkan menjadi instrumen dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Pakta Integritas P3-TGAI yang dirangkaikan dengan peluncuran KAWALI mencerminkan semangat kolaborasi antara pembangunan fisik dan pembangunan sistem birokrasi. Keduanya menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Acara berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Kehadiran para pemangku kepentingan, aparatur sipil negara, serta peserta kegiatan menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan melalui kedinasan maupun pengembangan kompetensi kepemimpinan.

Melalui program P3-TGAI dan inovasi KAWALI, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis dapat memperkuat pembangunan sektor sumber daya air sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan demi mewujudkan pelayanan yang semakin efektif, profesional, dan berpihak kepada masyarakat. (*)