BONE — Hitungan menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2026 terus berjalan. Kabupaten Bone yang dipercaya menjadi salah satu pusat penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut kini mulai mematangkan berbagai persiapan, mulai dari kesiapan sebagai tuan rumah hingga pembenahan venue pertandingan.
Porprov XVIII Sulsel dijadwalkan berlangsung pada 7-14 November 2026. Ajang ini akan mempertemukan para atlet terbaik dari kabupaten dan kota se-Sulsel untuk berkompetisi sekaligus membawa nama daerah masing-masing.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, menjadi bagian dari penyelenggaraan Porprov bukan sekadar persoalan menyiapkan tempat pertandingan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menjadi tuan rumah sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi para atlet dan kontingen yang datang.
Didampingi Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Kabupaten, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM menegaskan bahwa pembenahan sejumlah venue telah dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Bone.
Salah satu fasilitas yang mendapat perhatian adalah stadion yang kini telah menjalani pembenahan. Pemerintah daerah, kata Bupati, juga menargetkan fasilitas pertandingan lainnya dapat dipersiapkan secara bertahap sebelum pelaksanaan Porprov.
“Pembenahan venue sudah dilakukan oleh pemerintah provinsi bersama-sama dengan pemerintah daerah. Seperti stadion saat ini sudah dibenahi. Insya Allah itu ditarget semuanya venue bisa juga kita benahi,” ujar Andi Asman.
Persiapan venue menjadi salah satu pekerjaan penting menjelang pesta olahraga tersebut. Sebab, fasilitas pertandingan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari wajah Bone sebagai daerah yang dipercaya menjadi tuan rumah.
Namun, perhatian pemerintah daerah tidak berhenti pada persoalan sarana dan prasarana. Para atlet yang akan berlaga juga menjadi bagian penting dalam persiapan Bone menghadapi Porprov XVIII.
Pemerintah Kabupaten Bone bahkan tengah menyiapkan skema penghargaan bagi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah. Bupati menyebut bonus bagi para atlet akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
“Yang terpenting nanti insya Allah Bone akan memberikan bonus yang sesuai dengan harapan para seluruh atlet. Bisa jadi kita lihat formulasi anggaran, kalau cukup kita berikan yang terbaik,” kata Andi Asman.
Bagi pemerintah daerah, apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk tampil maksimal. Sebab, di balik setiap pertandingan, ada proses panjang yang telah dilalui para atlet melalui latihan, disiplin dan persiapan menghadapi kompetisi. “Karena ini kan penting juga supaya dia bertanding lebih serius,” lanjutnya.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, pekerjaan rumah bagi Bone pun semakin jelas: memastikan venue siap digunakan, memperkuat koordinasi antar pihak, sekaligus memberikan dukungan kepada para atlet yang akan membawa nama daerah.
Porprov XVIII akhirnya bukan hanya tentang siapa yang meraih medali. Bagi Bone, ajang tersebut juga menjadi panggung untuk menunjukkan bagaimana sebuah daerah mempersiapkan diri menyambut ribuan atlet dan official, sekaligus memberikan ruang bagi putra-putri daerah untuk berjuang dan mengukir prestasi.
Di tengah persiapan yang terus dikebut, semangat menjadi tuan rumah dan semangat bertanding para atlet bertemu pada satu tujuan: menjadikan Porprov XVIII Sulsel 2026 sebagai momentum olahraga yang berkesan bagi Bone dan seluruh peserta. (*)


Tinggalkan Balasan