BONE — Perubahan wajah infrastruktur di sejumlah wilayah Kabupaten Bone mulai dirasakan masyarakat. Ruas-ruas jalan yang sebelumnya menjadi perhatian warga kini perlahan mendapat sentuhan pembangunan dan perbaikan.

Di tengah proses tersebut, apresiasi datang dari Anggota DPRD Kabupaten Bone dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Andi Adil Fadli Lura. Ia menilai pembenahan infrastruktur, khususnya akses jalan, menjadi salah satu perubahan yang cukup terlihat di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin (BerAmal).

Apresiasi itu disampaikan Andi Adil di sela-sela peresmian Inpres Jalan Daerah (IJD) Kabupaten Bone untuk proyek Preservasi Jalan Lemo–Pasaka (Multi Years Contract/MYC), Kamis, 17 September 2026.

Dalam sambutannya, Andi Adil mengatakan geliat pembangunan infrastruktur kini dapat dijumpai di berbagai wilayah. Menurut dia, pembenahan jalan tidak hanya terlihat pada satu titik, tetapi mulai menyentuh sejumlah ruas yang dilalui masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. “Sangat banyak perubahan, dan hampir di semua ruas jalan yang kita lalui di Kabupaten Bone ini pasti ada pembenahan. Kita patut berterima kasih kepada Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman,” ungkapnya.

Bagi masyarakat, jalan bukan sekadar hamparan aspal yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya. Infrastruktur jalan menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, hingga mobilitas warga dari desa menuju pusat-pusat pemerintahan dan perdagangan.

Karena itu, keberlanjutan pembangunan infrastruktur menjadi harapan agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas. Jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar arus orang dan barang sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Peresmian proyek Preservasi Jalan Lemo–Pasaka menjadi salah satu penanda berlanjutnya pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Bone. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM. Ia didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bone H. Askar, ST., M.Si.

Sejumlah unsur legislatif dan pemerintahan turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Di antaranya Anggota DPRD Bone dari Partai Golkar Andi Muhammad Ridwan, Anggota DPRD Bone dari PKB Andi Adhar dan Tripika kecamatan, serta pemerintah desa.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan jalan tidak berhenti pada pengerjaan fisik semata. Infrastruktur membutuhkan dukungan dan pengawasan bersama agar keberadaannya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Bagi Bone, pembenahan jalan juga memiliki arti lebih luas. Kabupaten dengan wilayah yang luas membutuhkan konektivitas antarkawasan agar aktivitas masyarakat dapat bergerak lebih lancar.

Dari jalan desa hingga ruas penghubung antarkecamatan, setiap perbaikan membawa harapan yang sama: perjalanan yang lebih mudah, distribusi hasil pertanian yang lebih lancar, serta akses masyarakat terhadap berbagai layanan yang semakin terbuka.

Andi Adil berharap pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan dapat terus dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak wilayah. Sebab, bagi masyarakat di daerah, perubahan sering kali hadir dalam bentuk yang sederhana—jalan yang tak lagi sulit dilalui, waktu tempuh yang lebih singkat, dan akses menuju pusat ekonomi yang semakin mudah.

Dari Lemo hingga Pasaka, pembangunan jalan pun bukan hanya tentang membangun sebuah ruas penghubung. Ia menjadi bagian dari upaya membuka akses dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Bone. (*)