BONE — Semangat Kabupaten Bone untuk menjadi tuan rumah yang sukses pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026 semakin terlihat nyata. Senin pagi (15/6/2026), suasana Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone dipenuhi keseriusan sekaligus optimisme saat jajaran pemerintah daerah berkumpul membahas berbagai aspek penting penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Sulawesi Selatan tersebut.
Rapat pemantapan persiapan dan pelaksanaan PORPROV XVIII Sulsel dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.M. Hadir pula para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, camat, hingga berbagai pihak yang akan menjadi bagian penting dalam suksesnya penyelenggaraan PORPROV.
Bagi Kabupaten Bone, menjadi tuan rumah PORPROV bukan sekadar menyelenggarakan pertandingan olahraga. Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kapasitas daerah dalam mengelola event berskala provinsi, sekaligus memperkenalkan potensi Bone kepada ribuan atlet, ofisial, dan tamu yang akan datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas secara mendalam. Mulai dari pembentukan Surat Keputusan (SK) Panitia PORPROV, kebutuhan anggaran penyelenggaraan, dukungan hibah bagi cabang olahraga, kesiapan sarana dan prasarana pertandingan, hingga pembahasan logo resmi PORPROV XVIII Tahun 2026 yang nantinya akan menjadi identitas visual penyelenggaraan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone, H. A. Akbar, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah menyusun draf SK panitia sebagai fondasi utama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Draf SK panitia sedang kami siapkan sebagai dasar pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing bidang. Yang terpenting saat ini adalah membangun komitmen bersama seluruh pihak agar proses persiapan dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.
Menurut Akbar, kesiapan organisasi menjadi langkah awal yang sangat menentukan. Dengan struktur kepanitiaan yang jelas, setiap unsur dapat bekerja sesuai tugas dan fungsinya sehingga proses persiapan berjalan lebih efektif dan terarah.
Selain itu, aspek pembiayaan juga menjadi perhatian serius. Kebutuhan anggaran penyelenggaraan maupun hibah bagi cabang olahraga masih terus dibahas guna mendapatkan formulasi terbaik yang mampu mendukung seluruh rangkaian kegiatan.
“Untuk kebutuhan anggaran penyelenggaraan PORPROV maupun hibah bagi cabang olahraga, saat ini masih terus dibahas guna memperoleh formulasi terbaik yang dapat mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan,” tambahnya.
Tak kalah penting, kesiapan venue pertandingan menjadi salah satu fokus utama. Beberapa fasilitas olahraga yang akan digunakan telah diidentifikasi dan membutuhkan perbaikan agar memenuhi standar pelaksanaan pertandingan tingkat provinsi.
“Kami telah mengidentifikasi beberapa venue yang membutuhkan perbaikan. Kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor penting yang akan menentukan keberhasilan penyelenggaraan PORPROV,” jelas Akbar.
Di balik pembahasan teknis tersebut, tersimpan harapan besar agar PORPROV tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi sektor usaha, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM lokal.
Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone memiliki komitmen penuh untuk menyukseskan penyelenggaraan PORPROV XVIII Tahun 2026.
“PORPROV bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menyelenggarakan event berskala provinsi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak agar seluruh persiapan dapat dilakukan secara matang dan terukur,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk segera melakukan langkah-langkah percepatan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Mulai dari penyusunan kebutuhan anggaran, penyiapan venue pertandingan, hingga memastikan seluruh aspek pendukung berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, pembahasan logo resmi PORPROV XVIII Tahun 2026 turut menjadi perhatian. Logo yang nantinya akan digunakan diharapkan mampu merepresentasikan semangat sportivitas, kebersamaan, dan karakter khas Kabupaten Bone sebagai tuan rumah. Berbagai masukan dan usulan pun mengemuka dalam rapat sebagai bagian dari proses penyempurnaan identitas resmi tersebut.
Melalui rapat pemantapan ini, Pemerintah Kabupaten Bone menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan setiap tahapan penyelenggaraan PORPROV XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026. Dengan kerja sama lintas sektor yang terus diperkuat, Bone optimistis mampu menghadirkan perhelatan olahraga yang sukses, berkesan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan olahraga serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Kini, hitung mundur menuju PORPROV XVIII Sulsel 2026 telah dimulai. Dan dari ruang rapat itu, semangat untuk menjadikan Bone sebagai tuan rumah yang membanggakan semakin menggelora. (*)


Tinggalkan Balasan