BONE– Halaman Kantor Bupati Bone, Senin (15/6/2026), menjadi momen yang tak terlupakan bagi puluhan aparatur sipil negara. Dengan wajah penuh harap dan semangat pengabdian, sebanyak 67 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.
Penyerahan SK tersebut dirangkaikan dengan pengambilan sumpah dan janji bagi 89 PNS dalam apel pagi yang berlangsung khidmat. Bagi para ASN yang baru diangkat, momentum ini bukan sekadar seremonial administratif, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan ketentuan perundang-undangan di bidang kepegawaian sekaligus upaya memperkuat komitmen aparatur negara dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan publik.
“Sebanyak 67 PNS Formasi Tahun 2024 menerima SK pengangkatan, sementara 89 PNS mengikuti prosesi pengambilan sumpah/janji sebagai bagian dari penguatan tanggung jawab dan integritas sebagai aparatur negara,” ujarnya dalam laporan kegiatan.
Di hadapan para ASN, Bupati Bone menyampaikan pesan yang sarat makna. Ia mengingatkan bahwa status sebagai aparatur sipil negara bukan hanya soal jabatan dan karier, tetapi juga amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bone saat ini terus berupaya membangun budaya kerja yang profesional guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karena itu, setiap ASN dituntut untuk memiliki kompetensi, disiplin, dan dedikasi dalam menjalankan tugas.
“Seluruh ASN harus siap bekerja dengan baik. Profesionalisme menjadi salah satu prioritas utama agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tegasnya.
Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam perjalanan karier seorang aparatur. ASN yang memiliki kedisiplinan tinggi, kata dia, akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan meraih jenjang karier yang lebih baik.
Komitmen terhadap disiplin itu, lanjutnya, akan terus diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan, termasuk pengawasan dan inspeksi mendadak pada setiap perangkat daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan budaya kerja yang tertib dan profesional benar-benar terwujud di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone.
Tak hanya soal kinerja, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan perilaku dalam kehidupan sosial. Aparatur negara diminta menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menghindari gaya hidup berlebihan maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan citra negatif terhadap institusi pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, peringatan tegas juga disampaikan terkait penyalahgunaan narkotika. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone tidak memberikan ruang toleransi bagi aparatur yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
“Komitmen pemberantasan narkoba berlaku untuk seluruh jajaran pemerintahan tanpa terkecuali, mulai dari pejabat tinggi daerah hingga aparatur di tingkat desa. Jika ada yang terlibat narkoba, akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada pengecualian bagi siapa pun,” tegasnya.
Di balik penyerahan SK dan pengucapan sumpah tersebut, tersimpan harapan besar akan lahirnya aparatur yang berintegritas, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bone berharap seluruh ASN dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan publik, serta menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas.
Bagi para PNS yang baru menerima SK, hari itu menjadi titik awal perjalanan panjang pengabdian. Sebuah langkah pertama untuk membuktikan bahwa amanah yang diterima akan diwujudkan melalui kerja nyata, disiplin, dan integritas dalam melayani masyarakat Bone. (*)


Tinggalkan Balasan