SOPPENG — Hamparan persawahan dan kebun di Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng menjadi perhatian. Puluhan personel SAR gabungan memulai langkah mereka dengan satu tujuan: menemukan Hatta Dg Manessa (71), warga setempat yang diduga terseret arus sungai saat menuju kebunnya.

Sebelum bergerak ke lapangan, seluruh unsur SAR gabungan melaksanakan briefing pada pukul 10.00 WITA. Dalam arahan tersebut, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) guna memperluas area pencarian dan memaksimalkan peluang menemukan korban.
SRU 1 melakukan pencarian dengan metode penyisiran darat atau infanteri ke arah utara, mengikuti aliran hilir irigasi dari jalur yang diduga dilewati korban. Tim menempuh jarak sekitar lima kilometer sambil memeriksa setiap sudut yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
Sementara itu, SRU 2 bergerak menyisir area kebun dan sejumlah titik yang dicurigai sebagai kemungkinan posisi korban. Pencarian dilakukan dengan radius sekitar tiga kilometer, melibatkan pemeriksaan semak belukar, lahan perkebunan, serta area di sekitar aliran air.
Peristiwa ini bermula pada Jumat, 12 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WITA. Hatta Dg Manessa diketahui meninggalkan rumah menuju kebunnya dengan menyeberangi sungai. Saat itu, korban mengenakan baju cokelat lengan panjang. Namun hingga beberapa hari kemudian, ia tak kunjung kembali ke rumah.
Kekhawatiran keluarga semakin besar ketika berbagai upaya pencarian mandiri yang dilakukan bersama warga sekitar tidak membuahkan hasil. Kondisi tersebut akhirnya dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Laporan diterima pada 14 Juni 2026 pukul 07.30 WITA dari seorang warga bernama Akbar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Bone diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 07.45 WITA dengan menggunakan rescue car serta membawa peralatan evakuasi dan perlengkapan pendukung operasi SAR.
Komandan Pos SAR Bone, Masrur, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan. Medan yang cukup menantang dan luasnya area pencarian menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Di sepanjang jalur irigasi dan area kebun yang disisir, harapan keluarga dan masyarakat setempat tetap menyertai setiap langkah para personel SAR. Mereka berharap upaya yang dilakukan secara terpadu ini dapat segera memberikan kepastian mengenai keberadaan Hatta Dg Manessa.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan akan melanjutkan penyisiran dan evaluasi area pencarian berdasarkan perkembangan informasi di lapangan. (*)


Tinggalkan Balasan