BONE– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone menerima sebanyak 17 peserta Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) Batch 1 Tahun 2026, Jumat (7/8).

Kegiatan penerimaan berlangsung di Lapas Kelas IIA Watampone mulai pukul 08.00 WITA. Para peserta magang yang berasal dari berbagai perguruan tinggi tersebut akan melaksanakan kegiatan pemagangan pada sejumlah bidang sesuai dengan latar belakang keilmuan dan penempatan yang telah ditentukan. Adapun bidang yang menjadi tempat pelaksanaan magang antara lain kesehatan, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), kegiatan kerja, kehumasan, psikologi, pembinaan kepribadian, serta pengelolaan sumber daya manusia.

Penerimaan peserta magang dilakukan secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas memberikan arahan dan pembekalan kepada para peserta terkait pelaksanaan kegiatan magang selama berada di lingkungan Lapas.

Dalam arahannya, Rahnianto menekankan pentingnya menjadikan kegiatan magang sebagai kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman, serta memahami secara langsung dinamika dan budaya kerja di lingkungan Pemasyarakatan.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan magang ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, menambah wawasan, serta memperoleh pengalaman kerja yang nantinya dapat menjadi bekal dalam pengembangan kompetensi dan karier. Selama berada di lingkungan Lapas, saya minta agar selalu menjaga kedisiplinan, etika, sopan santun, dan sikap profesional serta mematuhi seluruh tata tertib dan ketentuan keamanan yang berlaku,” ujar Rahnianto.

Lebih lanjut, Kalapas mengingatkan para peserta untuk senantiasa menghormati seluruh petugas dan warga binaan serta menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh selama menjalankan tugas.

“Di lingkungan Pemasyarakatan terdapat aturan dan standar keamanan yang harus kita pahami dan patuhi bersama. Karena itu, saya berharap adik-adik peserta magang dapat menjaga sikap dan perilaku, menghormati setiap ketentuan yang ada, serta tidak menyampaikan atau menyebarluaskan informasi yang bersifat kedinasan maupun hal-hal yang diperoleh selama berada di dalam Lapas. Jadikan setiap proses yang dijalani sebagai pembelajaran untuk membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas,” tambahnya.

Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab pada masing-masing bidang penempatan. Pelaksanaan kegiatan diarahkan agar peserta dapat memperoleh pengalaman kerja secara langsung sekaligus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.

Program Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan RI Batch 1 Tahun 2026 menjadi salah satu sarana bagi peserta untuk mengenal dunia kerja secara lebih dekat. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga memahami pentingnya kedisiplinan, kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.

Lapas Kelas IIA Watampone berkomitmen memberikan pendampingan dan pembinaan kepada seluruh peserta selama pelaksanaan pemagangan. Pendampingan dilakukan dengan tetap memperhatikan ketentuan serta standar keamanan yang berlaku di lingkungan Pemasyarakatan.

Lapas Watampone berharap keikutsertaan para peserta dalam program ini dapat memberikan pengalaman positif sekaligus menjadi bekal dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja. (*)