BONE, SULAWESI SELATAN — Suasana hangat terasa di Gedung Serba Guna Graha Saloka Sabba, Vihara Dharma Palakka Bone, Jalan Salak, Kabupaten Bone, Sabtu (26/9/2026). Sejak pagi, masyarakat berdatangan untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan dan bantuan sosial yang dihadirkan dalam kegiatan Bakti Sosial Kesehatan bertajuk “Satu Hati Membangun Negeri.”
Kegiatan kemanusiaan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Tionghoa (Forkita) Kabupaten Bone itu menjadi ruang perjumpaan antara masyarakat, tenaga medis, relawan, serta berbagai unsur organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.
Di tengah kegiatan tersebut, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Hakim Lewa turut mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan sosial tersebut.
Kehadiran Ketua PSMTI Kabupaten Bone, Hakim Lewa, tampak mencairkan suasana. Mengenakan kemeja batik merah khas, ia berbaur dengan panitia, tenaga medis, relawan, dan masyarakat yang hadir.
Bukan sekadar hadir dan meninjau kegiatan, Hakim Lewa juga ikut merasakan langsung layanan kesehatan yang tersedia. Ia menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan tekanan darah yang dilakukan oleh tim medis di lokasi.
Momen tersebut menggambarkan pesan sederhana yang menjadi semangat kegiatan: kepedulian sosial tidak mengenal sekat. Para tokoh masyarakat, relawan dan warga berinteraksi dalam suasana akrab, saling menyapa, berjabat tangan, hingga mengabadikan kebersamaan melalui foto bersama.
Bakti sosial “Satu Hati Membangun Negeri” menghadirkan tiga agenda utama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pertama, klinik dan pengobatan gratis, yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan serta layanan kesehatan tanpa dipungut biaya. Kedua, donor darah, sebagai bagian dari kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di daerah. Ketiga, pembagian sembako, yang menjadi bentuk kepedulian sosial kepada warga di sekitar lokasi kegiatan.
Rangkaian kegiatan tersebut disponsori oleh Crystalin dan terlaksana melalui kolaborasi berbagai lembaga keagamaan serta organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Bone. Kolaborasi itu menjadi salah satu kekuatan utama kegiatan. Masing-masing unsur mengambil peran untuk menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Ketua PSMTI Kabupaten Bone Hakim Lewa, serta Ketua Forkita Bone Jefri Tahar. Kehadiran para tokoh tersebut memperlihatkan dukungan terhadap kegiatan sosial yang menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai bagian penting dari semangat kebersamaan.
Ketua PSMTI Bone Hakim Lewa mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, maupun bantuan sembako menjadi bentuk kepedulian yang dapat dirasakan secara langsung. Di sisi lain, bagi organisasi yang terlibat, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat jejaring sosial sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Ada hal lain yang terasa kuat sepanjang kegiatan berlangsung: suasana kekeluargaan. Interaksi antara panitia, tenaga kesehatan, relawan, tokoh masyarakat dan warga berlangsung dalam suasana cair. Tidak tampak jarak yang kaku. Semua berbaur dalam satu ruang dengan tujuan yang sama—memberikan manfaat kepada sesama.
PSMTI Kabupaten Bone bersama Forkita dan berbagai unsur lainnya menunjukkan bahwa kegiatan sosial dapat menjadi jembatan untuk mempertemukan banyak pihak dalam satu kepedulian. Melalui kegiatan tersebut, semangat membantu sesama tidak berhenti pada layanan kesehatan atau pembagian bantuan. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi ruang untuk merawat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan masyarakat di Kabupaten Bone.
Di tengah berbagai perbedaan latar belakang, sebuah kegiatan sederhana dapat menghadirkan pesan yang kuat: ketika kepedulian dikerjakan bersama, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Dari Gedung Serba Guna Graha Saloka Sabba, semangat itu kemudian menemukan bentuknya melalui pemeriksaan kesehatan, setetes darah yang didonorkan, sebungkus sembako yang dibagikan, dan jabat tangan yang mempererat persaudaraan. Satu hati untuk peduli, bersama membangun negeri. (*)


Tinggalkan Balasan