BONE– Halaman Rumah Jabatan Bupati Bone terasa berbeda. Deretan atlet dan ofisial Kontingen PGRI Kabupaten Bone berdiri rapi mengenakan seragam kebanggaan, memancarkan optimisme sebelum memulai perjalanan menuju Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Selasa, 30 Juni 2026, menjadi momentum yang sarat makna ketika Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., secara resmi melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat. Penyerahan bendera kontingen dari Bupati Bone kepada Ketua PGRI Kabupaten Bone, Muhammad Rusdi, S.Pd., M.Pd., menjadi simbol kepercayaan sekaligus amanah yang dibawa seluruh peserta. Di balik kibaran bendera itu tersimpan harapan besar masyarakat Bone agar para atlet dan seniman mampu mempersembahkan prestasi terbaik.
Bupati Bone tidak hanya melepas keberangkatan kontingen, tetapi juga membangkitkan semangat juang seluruh atlet dan ofisial. Ia mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan penuh kesungguhan, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.
“Saya berharap seluruh kontingen bertanding dengan sungguh-sungguh, tetap kompak, menjaga sportivitas, dan membawa nama baik Kabupaten Bone. Saya percaya seluruh atlet memiliki pengalaman, mental juara, dan kemampuan untuk meraih hasil terbaik,” ujar Bupati.
Optimisme itu bukan tanpa alasan. Bupati menaruh target tinggi agar Kontingen PGRI Kabupaten Bone mampu menembus tiga besar, bahkan meraih predikat juara umum pada ajang yang mempertemukan para guru dan tenaga pendidik dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan tersebut.
Lebih dari sekadar perlombaan, Porsenijar menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun solidaritas antarguru, sekaligus menunjukkan bahwa dunia pendidikan juga memiliki semangat kompetisi yang sehat melalui olahraga dan seni. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bone terus memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi olahraga dan seni di lingkungan PGRI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Di tengah semangat keberangkatan, doa pun mengiringi setiap langkah kontingen. Harapan agar seluruh atlet dan ofisial diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan selama mengikuti kompetisi menjadi harapan bersama. Senyum optimistis yang menghiasi wajah para peserta menjadi cerminan tekad untuk membawa pulang prestasi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bone.
Pelepasan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, para Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus PGRI Kabupaten Bone, para atlet, dan ofisial. Kehadiran seluruh unsur pemerintah dan organisasi profesi itu menjadi bukti bahwa perjuangan kontingen bukan hanya milik para peserta, melainkan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Bone.
Kini, langkah telah dimulai. Dari halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, semangat dan harapan ikut mengiringi perjalanan kontingen menuju Sidrap. Dengan kerja keras, kekompakan, dan semangat pantang menyerah, Bone berharap pulang bukan hanya membawa medali, tetapi juga kebanggaan yang akan menginspirasi dunia pendidikan di daerah. (*)


Tinggalkan Balasan