BONE– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone, Rahnianto, bersama Kepala Seksi Kegiatan Kerja dan Kepala Sub Seksi Sarana Kerja melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendukung Program Presiden serta Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan, Selasa (7/7).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Andi Zainal Wahyudi. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi dengan membahas berbagai peluang sinergi untuk mendukung pengembangan program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang dimiliki Lapas Kelas IIA Watampone.

Dalam diskusi tersebut, Lapas Watampone memaparkan rencana optimalisasi lahan sebagai sarana pengembangan program ketahanan pangan yang sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan. Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone menyampaikan dukungannya melalui penyediaan bibit tanaman sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Sebagai bentuk dukungan awal, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone menyerahkan sejumlah bibit tanaman kepada Lapas Kelas IIA Watampone. Bibit tersebut akan dimanfaatkan sebagai langkah awal dalam pengembangan lahan pertanian yang diharapkan mampu mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Kami berharap sinergi yang terjalin dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone dapat terus diperkuat. Melalui koordinasi yang baik, kami optimistis program ketahanan pangan dapat berjalan optimal, sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat bagi warga binaan,” ujar Rahnianto.

Ia menambahkan, pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas merupakan salah satu langkah nyata dalam mendukung program pemerintah sekaligus meningkatkan produktivitas kegiatan pembinaan. Karena itu, koordinasi dengan berbagai instansi akan terus diperkuat agar setiap program dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui kunjungan kerja ini, Lapas Kelas IIA Watampone menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan program yang bermanfaat, tidak hanya bagi pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan nasional di bidang ketahanan pangan.