BONE — Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengkab PBVSI) Bone mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII. Tak tanggung-tanggung, PBVSI Bone menargetkan mampu menyapu bersih empat medali emas dari cabang olahraga bola voli.

Ketua Umum Pengkab PBVSI Bone, H Muslimin, mengatakan persiapan atlet sejauh ini telah mencapai sekitar 80 persen. Persiapan tersebut ditopang pembinaan yang telah berjalan secara berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir.

“Harapan kita, persiapan itu sekitar 80 persen,” kata Muslimin yang juga Anggota DPRD Bone dari Fraksi NasDem.

Menurutnya, PBVSI Bone rutin menggelar latihan sekaligus melakukan pencarian bibit-bibit atlet potensial. Para atlet juga aktif mengikuti berbagai turnamen, baik antarkecamatan maupun di luar Kabupaten Bone, untuk menambah pengalaman bertanding.

Saat ini, atlet putra dan putri menjalani latihan rutin tiga kali dalam sepekan. Intensitas latihan akan ditingkatkan menjelang pelaksanaan Porprov Sulsel XVIII.

PBVSI Bone bahkan berencana menggelar training camp (TC) selama satu bulan penuh pada Oktober 2026. Selama TC, seluruh atlet akan menjalani latihan setiap hari secara terpusat di Bone.

“TC nanti itu untuk menempuh fisiknya supaya nanti di saat pertandingan, walaupun sampai lima set, itu tidak kewalahan,” jelasnya.

Peningkatan kondisi fisik menjadi salah satu fokus utama dalam TC. Selain fisik, latihan juga diarahkan untuk mematangkan teknik dan kesiapan mental atlet sebelum bertanding.

Pada Porprov kali ini, PBVSI Bone akan menurunkan atlet pada nomor indoor dan outdoor atau voli pasir. Untuk nomor indoor, disiapkan 14 atlet putra dan 14 atlet putri.

Sementara pada nomor voli pasir, terdapat 12 atlet yang terdiri dari enam putra dan enam putri. Total atlet yang disiapkan mencapai 40 orang.

Jumlah tersebut ditambah 18 orang yang terdiri dari pelatih dan ofisial serta satu orang penanggung jawab. Dengan demikian, total rombongan PBVSI Bone yang dipersiapkan mencapai 59 orang.

Muslimin menyebut Bone memiliki modal kuat di nomor voli pasir. Empat tim outdoor Bone, terdiri dari dua tim putra dan dua tim putri, sebelumnya berhasil lolos pada Pra-PON Sulawesi Selatan.

Salah satu atlet yang menjadi andalan adalah Rifal asal Lappariaja, Kecamatan Bengo. Ia dinilai memiliki pengalaman bertanding yang cukup banyak di luar Kabupaten Bone.

“Dia yang terbaik nanti dan sering keluar bertanding ke luar Kabupaten Bone,” ujarnya.

Untuk nomor indoor, PBVSI Bone juga optimistis mampu bersaing. Muslimin menyebut pembinaan yang dilakukan selama ini telah menunjukkan perkembangan positif.

Bahkan, dalam sejumlah pertandingan sebelumnya, atlet Bone mampu memberikan perlawanan terhadap tim yang diperkuat pemain senior hingga pemain profesional.

“Alhamdulillah anak-anak bisa mengimbangi. Walaupun kalah, tapi kalah tipis,” katanya.

Menghadapi Porprov Sulsel XVIII, PBVSI Bone tidak ingin memasang target tanpa dasar. Pengalaman bertanding serta hasil pembinaan selama ini membuat mereka berani membidik empat medali emas.

“Jadi kita empat tim itu, indoor outdoor, masing-masing kita target emas. Berarti targetnya empat emas,” tegas Muslimin.

Ia mengakui persaingan nantinya tetap cukup ketat. Sejumlah daerah seperti Pinrang dan Sidrap diperkirakan menjadi pesaing Bone dalam perebutan medali.

Karena itu, sisa waktu sekitar dua bulan akan dimanfaatkan untuk terus meningkatkan kemampuan seluruh atlet. Muslimin berharap para atlet menjaga fokus, disiplin berlatih, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai bahan evaluasi.

“Usahakan untuk menang. Yang penting bermain baik, sportif, dan manfaatkan untuk berkembang,” pesannya.

Porprov Sulsel XVIII sendiri akan digelar dengan Bone dan Wajo sebagai tuan rumah bersama. PBVSI Bone berharap status sebagai tuan rumah dapat menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk mewujudkan target sapu bersih empat medali emas. (*)