BONE– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan fungsi Pemasyarakatan yang humanis melalui kegiatan penyerahan bantuan sosial kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang membutuhkan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIA Watampone. Kamis (25/06).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, didampingi pejabat struktural. Dalam kegiatan tersebut, bantuan berupa kebutuhan pokok diserahkan kepada keluarga WBP sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi keluarga yang terdampak selama anggota keluarganya menjalani masa pidana.
Adapun bantuan yang diberikan berupa bahan pangan seperti mi instan dan telur yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial ini merupakan implementasi nyata nilai-nilai Pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan perhatian kepada keluarga mereka sebagai bagian penting dalam proses reintegrasi sosial.
“Pemasyarakatan tidak hanya berbicara tentang pembinaan warga binaan di dalam lapas, tetapi juga bagaimana kita memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga mereka. Melalui bantuan sosial ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga WBP sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara Lapas dan masyarakat,” ujar Rahnianto.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial jajaran Lapas Watampone dalam mendukung program Pemasyarakatan yang berorientasi pada kemanfaatan sosial. Selain membantu keluarga WBP yang membutuhkan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemasyarakatan yang humanis, peduli, dan berkelanjutan.
Ke depan, Lapas Kelas IIA Watampone akan terus melaksanakan kegiatan sosial secara berkesinambungan melalui pendataan keluarga WBP yang membutuhkan serta mendorong partisipasi seluruh jajaran dalam mendukung berbagai program kepedulian sosial bagi masyarakat dan keluarga warga binaan.


Tinggalkan Balasan