BONE– Semangat tahun ajaran baru begitu terasa di Kabupaten Bone. Senyum para siswa baru yang mengenakan seragam sekolah gratis menjadi pemandangan yang menghangatkan suasana. Di balik momen tersebut, tersimpan kabar baik lainnya bagi dunia pendidikan di Bumi Arung Palakka.

Usai mendampingi pembagian seragam gratis kepada peserta didik baru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Baharuddin, S.Pd., M.M., menyampaikan laporan kepada Bupati Bone mengenai perkembangan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2026 yang akan memperkuat pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

Di hadapan Bupati Bone, Baharuddin mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan proses bantuan DAK yang berasal dari pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, kami di Dinas Pendidikan akan mendapatkan bantuan DAK dari pemerintah pusat. Untuk jenjang SD, sebanyak dua sekolah telah berkontrak, sementara 26 sekolah lainnya masih dalam proses. Jadi total ada 28 SD yang akan menerima bantuan DAK. Sedangkan untuk SMP, tiga sekolah telah berkontrak dan sembilan sekolah masih dalam proses. Selain itu, terdapat sembilan satuan PAUD yang juga akan menerima bantuan DAK,” jelasnya.

Menurut Baharuddin, bantuan DAK tersebut mencakup beberapa kategori, yakni DAK untuk penanganan dampak bencana, daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta DAK reguler. Seluruh program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan berkualitas.

Ia juga menyampaikan bahwa peluang penambahan bantuan masih terbuka seiring berlangsungnya proses perubahan dan evaluasi di tingkat pemerintah pusat.

“Perlu kami laporkan bahwa proses penambahan potensi bantuan masih dimungkinkan dalam perubahan. Adapun pengajuan bantuan kategori bencana telah kami sampaikan pada 8 Mei 2026 lalu, dengan jumlah usulan sebanyak 24 sekolah yang sebelumnya juga telah kami laporkan,” tambahnya.

Laporan tersebut menjadi sinyal optimistis bahwa pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Bone terus bergerak maju. Tidak hanya melalui program yang langsung dirasakan masyarakat seperti pembagian seragam gratis, tetapi juga melalui penguatan infrastruktur pendidikan yang menjadi fondasi bagi peningkatan mutu pembelajaran.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, harapan untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, layak, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Bone semakin nyata. Tahun ajaran baru pun menjadi awal yang penuh harapan bagi ribuan siswa untuk meraih masa depan yang lebih baik. (*)