BONE– Semangat menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII mulai terasa di Kabupaten Bone. Sebagai salah satu tuan rumah bersama Kabupaten Wajo, Bone tidak hanya mempersiapkan arena pertandingan dan sarana pendukung, tetapi juga membangun optimisme untuk mengukir prestasi terbaik di hadapan masyarakatnya sendiri.
Langkah awal telah dilakukan melalui rapat koordinasi yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bone. Seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) duduk bersama menyusun strategi, memetakan peluang, sekaligus memastikan kesiapan para atlet menghadapi pesta olahraga terbesar di Sulawesi Selatan tersebut.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone H. Andi Akbar, S.Pd., M.Pd mengatakan dari forum koordinasi itu, angin segar datang dari hampir seluruh cabang olahraga. Masing-masing pengurus menyampaikan target yang optimistis. Ada yang menargetkan lima medali emas, tiga medali emas, hingga dua medali emas. Jika seluruh target tersebut mampu diwujudkan, Bone diproyeksikan mengoleksi sekitar 92 medali emas.
Perolehan itu diyakini menjadi modal kuat untuk membawa Kabupaten Bone menempati posisi runner-up atau juara umum kedua pada ajang Porprov Sulsel XVIII.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Sejumlah cabang olahraga selama ini telah menjadi lumbung medali bagi Kabupaten Bone. Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Bone mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin mengunggulkan cabang olahraga yang dipimpinnya semata, meski judo selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang medali andalan.
Selain judo, cabang olahraga senam dan renang juga dinilai memiliki peluang besar untuk kembali mempersembahkan prestasi. Ketiganya telah menunjukkan konsistensi dalam berbagai kejuaraan dan menjadi tumpuan harapan kontingen Bone.
Menariknya, optimisme juga datang dari cabang olahraga yang tengah berkembang pesat, yakni Muay Thai. Pengurus cabang tersebut bahkan memasang target tinggi dengan membidik 10 medali emas.
Target tersebut mendapat sambutan positif dari jajaran pengurus olahraga Kabupaten Bone. Harapan besar disematkan agar seluruh target yang telah disusun dapat diwujudkan melalui kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim pendukung.
Kepercayaan diri yang tumbuh di kalangan insan olahraga Bone menjadi gambaran bahwa persiapan menuju Porprov Sulsel XVIII tidak sekadar berorientasi pada partisipasi, tetapi juga prestasi. Sebagai tuan rumah, Bone ingin membuktikan diri mampu memberikan penyelenggaraan terbaik sekaligus bersaing di papan atas klasemen perolehan medali.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, serta dukungan masyarakat, harapan untuk menjadikan Bone sebagai juara umum kedua bukanlah sekadar mimpi. Kini, seluruh mata tertuju pada perjuangan para atlet yang akan membawa nama daerah bertanding di arena Porprov Sulsel XVIII, demi mengharumkan Kabupaten Bone di panggung olahraga Sulawesi Selatan. (*)


Tinggalkan Balasan