MAKASSAR–Sebanyak delapan pejabat manajerial dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Manajerial di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung di Aula Pancasila Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Jumat (3/7).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, dan dihadiri oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan beserta pejabat yang dilantik. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan Nomor: WP.23-2216.SA.03.03 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Manajerial dan Non Manajerial di Lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan.

Delapan pejabat dari Lapas Kelas IIA Watampone yang mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut yaitu Andi Uni, S.Sos., M.Si. sebagai Kepala Urusan Umum; Muhammad Aras, S.Sos. sebagai Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib; Azhar, S.H., M.H. sebagai Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan; Surianto, S.H., M.H. sebagai Kepala Subseksi Keamanan; Andika Perdana, S.E. sebagai Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan; Amar Ma’ruf, S.E., M.Si. sebagai Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja; Muh. Rezah, S.H. sebagai Kepala Subseksi Sarana Kerja; serta Irwan Kinas, S.H., M.H. sebagai Kepala Subseksi Registrasi.

Dalam prosesi pelantikan, seluruh pejabat mengucapkan sumpah jabatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bentuk komitmen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas, profesionalisme, serta loyalitas kepada organisasi.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari strategi organisasi dalam meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan Pemasyarakatan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial ataupun pergantian jabatan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi, bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta membangun sinergi yang kuat untuk mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin maju dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Mulyadi.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada para pejabat di lingkungan Lapas Watampone. Menurutnya, pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang telah dilantik. Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap seluruh pejabat dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi yang baru, memperkuat koordinasi, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi dan peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Watampone,” ujar Rahnianto.

Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi melalui penempatan sumber daya manusia yang tepat pada setiap jabatan strategis. Dengan semangat profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang prima, para pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan serta mendukung terwujudnya organisasi yang semakin adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.