BONE — Sosok Andi Ferry sudah tidak asing bagi masyarakat yang kerap mengikuti berbagai kegiatan Pemerintah Kabupaten Bone. Pria bernama lengkap Andi Asfar Mattugengkeng, C.PMC., C.PS. ini dikenal sebagai pembawa acara atau Master of Ceremony (MC) yang kerap dipercaya memandu berbagai agenda pemerintahan.
Dengan gaya komunikasi yang lugas, komunikatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan suasana acara, Andi Ferry cukup sering terlihat berada di atas panggung dalam berbagai kegiatan besar yang digelar Pemerintah Kabupaten Bone.
Di balik mikrofon dan sorotan panggung, ia memiliki tugas penting memastikan rangkaian acara berjalan sesuai alur. Mulai dari membuka kegiatan, memperkenalkan agenda, mengatur pergantian sesi, hingga menjaga suasana agar tetap hidup dan komunikatif.
Bagi Andi Ferry, menjadi MC bukan sekadar berbicara di depan banyak orang. Seorang pembawa acara dituntut memahami karakter kegiatan, siapa saja yang hadir, serta situasi yang berkembang selama acara berlangsung.
“Setiap acara memiliki karakter yang berbeda. Karena itu, seorang MC harus bisa membaca suasana dan menyesuaikan cara membawakan acara,” demikian prinsip yang menjadi bagian dari perannya sebagai pembawa acara.
Kemampuannya berkomunikasi di depan publik membuat Andi Ferry dipercaya menangani beragam jenis kegiatan. Tidak hanya agenda pemerintahan yang bersifat formal dan protokoler, ia juga kerap dipercaya memandu kegiatan launching, acara keluarga, wedding, hingga perayaan ulang tahun.
Pengalaman tersebut membuatnya terbiasa menghadapi berbagai kalangan. Dalam satu kesempatan, ia harus membawakan acara dengan suasana resmi dan penuh aturan protokoler. Namun di kesempatan lainnya, ia dituntut lebih santai, interaktif, dan mampu membangun kedekatan dengan para tamu.
Di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone, Andi Ferry merupakan staf pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bone. Selain tugas tersebut, ia juga mendapat amanah sebagai Kepala Stasiun Radio Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, SBB 97,7 FM.
Keterlibatannya di dunia komunikasi publik dan penyiaran semakin memperkuat kemampuannya dalam berbicara serta berinteraksi dengan masyarakat. Radio dan panggung acara menjadi dua ruang yang berbeda, tetapi memiliki satu kesamaan: kemampuan menyampaikan pesan kepada publik dengan cara yang mudah dipahami.
Pengalaman tersebut pula yang membuat Andi Ferry aktif mengisi berbagai agenda yang melibatkan pejabat pemerintah, masyarakat maupun komunitas. Bagi seorang MC, kemampuan berbicara memang menjadi modal utama. Namun, kemampuan mendengar, memahami situasi, menjaga tempo acara, serta mengambil keputusan secara cepat ketika terjadi perubahan di lapangan juga tidak kalah penting.
Menjadi MC di berbagai kegiatan pemerintahan membuat Andi Ferry harus mampu menguasai beragam karakter acara. Acara formal dan protokoler menuntut ketepatan dalam penyebutan nama, jabatan, susunan acara, hingga waktu. Sementara acara yang lebih santai membutuhkan kemampuan membangun suasana dan berinteraksi dengan audiens.
Pengalaman tampil di berbagai panggung membuatnya semakin memahami bahwa seorang MC tidak boleh terpaku pada teks semata. Ada kalanya kondisi di lapangan tidak berjalan persis seperti yang telah direncanakan. Ketika itu terjadi, MC harus mampu tetap tenang dan mencari cara agar acara tetap berjalan tanpa membuat audiens merasa ada kendala. Kemampuan tersebut menjadi salah satu alasan Andi Ferry tetap dipercaya mengisi berbagai kegiatan.
Di balik aktivitasnya sebagai MC dan aparatur pemerintah, Andi Ferry merupakan sosok yang juga memiliki peran di tengah keluarga.
Lahir di Watampone pada 31 Mei 1984, Andi Ferry merupakan salah satu dari tiga bersaudara. Ia lahir di Rumah Sakit Umum pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WITA. Dalam kesehariannya, ia tinggal di kawasan Jalan Sungai Brantas, BTN Griya Pelangi Timur Blok I Nomor 3.
Perjalanan hidup dan pengalaman yang dimilikinya kemudian membentuk sosok yang kini cukup dikenal di berbagai kegiatan di Kabupaten Bone. Dari ruang kerja pemerintahan, studio radio, hingga panggung acara, Andi Ferry menjalankan peran yang sama: berkomunikasi dan hadir di tengah masyarakat.
Bagi publik, ia mungkin lebih sering terlihat sebagai sosok yang memegang mikrofon dan mengatur jalannya acara. Namun, di balik itu terdapat pekerjaan yang membutuhkan kesiapan, kemampuan beradaptasi, serta tanggung jawab untuk memastikan sebuah kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Dengan pengalaman di dunia pemerintahan, radio, dan berbagai kegiatan publik, nama Andi Ferry menjadi salah satu sosok yang kerap hadir di balik suksesnya sebuah acara—memastikan setiap rangkaian kegiatan tersampaikan kepada audiens dengan jelas, tertib, dan tetap menarik.
Biodata Andi Ferry
Nama lengkap: Andi Asfar Mattugengkeng, C.PMC., C.PS.
Nama panggilan: Andi Ferry
Tempat, tanggal lahir: Watampone, 31 Mei 1984
Pekerjaan: Staf Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bone
Amanah: Kepala Stasiun Radio Pemerintah Daerah Kabupaten Bone (SBB 97,7 FM)
Alamat: Jalan Sungai Brantas, BTN Griya Pelangi Timur Blok I Nomor 3
Media sosial: TikTok — Andi Ferry C.PMC., C.PS.; Instagram dan Facebook — Andi Ferry Andi Ferry. (*)


Tinggalkan Balasan