BONE– Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati H. Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati H. Andi Akmal Pasluddin terus memacu pembangunan daerah melalui realisasi anggaran yang terarah di berbagai kecamatan, salah satunya Kecamatan Cenrana. Itu ditandai acara peresmian proyek preservasi jalan Awang Cenrana–Lebonge dengan pengguntingan pita oleh Bupati Bone. Proyek jalan sepanjang 3 kilometer tersebut dibangun dengan total anggaran sebesar Rp15.383.871.000 sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan konektivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan pada Rabu, 24 Juni 2026. Bupati Bone didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Bone dan Kepala Dinas BMCKTR Bone H. Askar, ST., M.Si. Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Bone, , Ketua Komisi II DPRD Bone Khairul Amran, serta sejumlah anggota DPRD dari wilayah Bone Utara Sulfiana, Yuyun.

Langkah strategis ini terbukti berbuah manis dengan melonjaknya pertumbuhan ekonomi kabupaten secara signifikan.

​Berdasarkan data resmi infografis pembangunan Kabupaten Bone, realisasi anggaran di Kecamatan Cenrana pada tahun 2025 berhasil menyerap total dana sebesar Rp20.009.514.083 dari berbagai sumber daya (APBD Kabupaten, Provinsi, hingga APBN/DAK). Penyerapan terbesar pada tahun 2025 dialokasikan untuk pembangunan jalan melalui Dinas Bina Marga Provinsi sebesar Rp15,38 miliar, serta sektor pangan dan pendidikan.

​Memasuki tahun anggaran 2026, fokus pembangunan bergeser pada penguatan infrastruktur pengairan dan ketahanan pangan dengan total realisasi sementara sebesar Rp8.700.287,501. Sektor Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) mendapatkan kucuran dana APBN/DAK yang sangat signifikan, yakni mencapai Rp7,6 miliar. Selain itu, sektor pangan (pertanian dan perikanan) serta sektor lingkungan hidup dan perindustrian juga terus mendapat stimulus dari APBD Kabupaten.

​Realisasi anggaran yang masif dan tepat sasaran ini berdampak langsung pada indikator makro ekonomi daerah. Kabupaten Bone mencatatkan tren pertumbuhan ekonomi yang sangat impresif. Pada tahun 2025, ekonomi Bone tumbuh kokoh di angka 6,03%. Angka ini kemudian melonjak tajam pada Triwulan I (TW I) tahun 2026 hingga mencapai 7,84%.

​Peningkatan pertumbuhan ekonomi ini menjadi bukti nyata semakin kuatnya daya tahan ekonomi Kabupaten Bone di tengah dinamika perekonomian nasional maupun global. Berdasarkan rilis data tersebut, kinerja positif ini ditopang kuat oleh pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di beberapa sektor kunci. Sektor administrasi pemerintahan memimpin dengan pertumbuhan 18,63%, diikuti oleh sektor jasa lainnya sebesar 14,68%, serta sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh sebesar 13,70%.

​Dengan capaian triwulan pertama yang menjanjikan ini, Pemkab Bone optimis tren positif pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi akan terus terjaga hingga akhir tahun 2026. (*)