BONE — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa meriah di Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur ke-81”, Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Timur menggelar Karnaval Seni dan Budaya dalam rangkaian Pesta Rakyat Pesisir 2026, Rabu (12/8/2026).
Karnaval tersebut tidak sekadar menjadi tontonan masyarakat. Di sepanjang kegiatan, kreativitas warga dari berbagai kelurahan dipertontonkan melalui ragam penampilan yang mengangkat identitas pesisir, budaya maritim, kehidupan masyarakat, serta potensi lokal Tanete Riattang Timur.
Sedikitnya terdapat delapan kategori penampilan yang disiapkan peserta, yakni kendaraan hias, kostum tematik, miniatur ikon pesisir, atraksi seni, tari kolosal, teatrikal, musik tradisional, serta yel-yel kreatif.
Kendaraan hias misalnya, dikreasikan dengan nuansa pesisir dan kelautan. Sementara peserta lainnya tampil mengenakan kostum bertema budaya maritim dan kekayaan lokal. Miniatur kapal pinisi, rumah panggung, kehidupan nelayan hingga hasil laut turut menjadi bagian dari kreativitas warga.
Semangat tersebut semakin terasa melalui atraksi seni, tari kolosal, teatrikal, musik tradisional hingga yel-yel kreatif yang menggambarkan kebersamaan dan kebanggaan terhadap daerah.
Kegiatan ini mendapat dukungan berbagai instansi lokal, di antaranya Polsek Pelabuhan Bajoe, Koramil Tanete Riattang, Kantor Urusan Agama (KUA) Tanete Riattang Timur, serta PGRI Ranting Tanete Riattang Timur.
Camat Tanete Riattang Timur Andi Habibie, ST., M.Si. mengatakan, Pesta Rakyat Pesisir 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang berlangsung sejak 1 hingga 16 Agustus 2026.
Menurutnya, karnaval menjadi ruang untuk menyemarakkan suasana kemerdekaan sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat.
“Hari ini kita gelar kegiatan karnaval untuk menyemarakkan dan menghibur masyarakat. Saya yakin dan percaya bahwa masyarakat Kecamatan Tanete Riattang Timur adalah masyarakat yang cinta damai dan semuanya menginginkan kedamaian,” ujar Andi Habibie dalam sambutannya.
Ia menegaskan, masyarakat Tanete Riattang Timur merupakan masyarakat yang madani, islami, dan menjunjung tinggi kedamaian. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.
“Marilah kita menyukseskan kegiatan Karnaval Seni dan Budaya ini,” ajaknya.
Seruan itu pun disambut antusias warga yang memadati lokasi kegiatan.
“Merdeka!” seru Camat.
“Hidup Pak Camat!” jawab warga.
“Merdeka!”
“Merdeka!”
Suasana semakin semarak ketika warga bersama-sama meneriakkan semangat kemerdekaan.
Andi Habibie menambahkan, rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan Pesta Rakyat Pesisir merupakan bukti nyata bahwa pemerintah dan masyarakat dapat berkolaborasi melalui kegiatan yang positif.
“Inilah wujud nyata kami, inilah wujud nyata masyarakat bahwa masyarakat dan pemerintah mampu berkolaborasi dengan kegiatan seperti ini, Pesisir Karnaval Seni dan Budaya yang dilaksanakan pada hari ini,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan kemasan yang semakin meriah.
“Kalau bukan kita yang menyukseskan, siapa lagi?” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Andi Habibie kembali mengajak masyarakat menjaga kekompakan dan soliditas.
“Marilah kita menjaga kekompakan, marilah kita menjaga soliditas. Karena masyarakat Kecamatan Tanete Riattang Timur adalah masyarakat yang cinta damai. Setuju?” serunya.
“Setuju!” jawab warga serentak.
Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM. yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Karnaval Budaya tersebut.
Menurutnya, kegiatan yang digelar di Tanete Riattang Timur memiliki keunikan tersendiri karena mampu menghadirkan kemeriahan budaya di luar pusat kota.
“Karnaval budaya satu-satunya, bukan hanya di kota. Ini luar biasa dan perlu kita lanjutkan,” kata Andi Akmal.
Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan kerja sama, sinergitas, kolaborasi, kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong antara pemerintah dan masyarakat.
“Sehingga acara sebesar ini bisa kita wujudkan,” ujarnya.
Selain mengapresiasi kegiatan budaya, Andi Akmal menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur di wilayah Tanete Riattang Timur. Ia menyebut perbaikan jalan di kawasan tersebut mulai dirasakan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bone alhamdulillah telah menepati janji sebagian. Perbaikan jalan di Tanete Riattang Timur sudah kita nikmati,” katanya, yang disambut tepuk tangan masyarakat.
Ia juga menyampaikan rencana perbaikan sejumlah ruas jalan di kawasan Bajoe menuju Sekolah Rakyat.
“Ini menandakan bahwa pemerintah beramal. Bupati dan kita semuanya siap untuk bersama-sama membangun Kecamatan Tanete Riattang yang semakin maju, semakin berkembang, dan rakyatnya semakin bahagia,” tutur Andi Akmal.
Lebih jauh, Andi Akmal menilai Karnaval Budaya bukan sekadar kegiatan seremonial untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan budaya yang hidup di masing-masing kelurahan.
“Acara ini bukan acara karnaval semata, tapi ruang bagi kita semua mengekspresikan kreativitas dan juga budaya yang ada di kelurahan,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan hingga menjadi agenda budaya yang dinantikan masyarakat, bukan hanya warga Tanete Riattang Timur, tetapi juga masyarakat Kabupaten Bone secara umum.
“Kita tentu berharap kita lanjutkan ke depannya lebih meriah lagi sehingga menjadi event budaya, menjadi sesuatu yang ditunggu oleh masyarakat Kabupaten Bone pada umumnya,” harapnya.
Selain pelestarian budaya, kegiatan ini dinilai memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah kegiatan menjadi bagian penting dari semarak Pesta Rakyat Pesisir.
Andi Akmal berharap geliat UMKM semakin berkembang seiring pertumbuhan kawasan Tanete Riattang Timur.
“Insyaallah acara ini meriah kita nikmati, UMKM juga bisa berkembang. Saya melihat semakin lama Tanete Riattang Timur semakin berkembang dilihat dari banyaknya usaha yang ada dan juga tentunya pembangunan yang dirasakan,” katanya.
Dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan budaya pesisir yang ditampilkan warga, Pesta Rakyat Pesisir 2026 pun resmi dibuka.
Andi Akmal membuka kegiatan tersebut dengan mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mengucapkan bismillahirrahmanirrahim.
Karnaval pun bergerak menjadi sebuah perayaan yang bukan hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga mempertemukan pemerintah dan masyarakat dalam satu panggung kebersamaan: merayakan kemerdekaan, merawat budaya, dan meneguhkan identitas Tanete Riattang Timur sebagai kawasan pesisir yang kaya tradisi dan kreativitas. (*)


Tinggalkan Balasan