BONE– Sosok Dr. Alwi Jaya, SH., MH., CPM resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Andi Sudirman melalui rapat senat universitas yang diselenggarakan pekan lalu. Pemilihan ini menandai babak baru kepemimpinan di kampus tersebut, menyusul kekosongan jabatan rektor setelah purna bakti Dr. H. Muh. Yasin, SH., MH sebagai ASN pada Januari 2026. Selama masa transisi, posisi rektor sempat dijalankan oleh Wakil Rektor I.

Kelahiran Bone, 15 November 1963, Dr. Alwi Jaya bukanlah nama baru dalam dunia pendidikan, hukum, dan organisasi profesi. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Watampone, mulai dari SD Negeri 4 Watampone (1975), SMP Negeri 1 Watampone (1979), hingga SMAN 1 Watampone (1982). Perjalanan akademiknya berlanjut ke Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, di mana ia menyelesaikan pendidikan S1 Hukum Perdata (1992), S2 Hukum Ekonomi (1998), dan S3 Hukum Administrasi Negara (2011).

Kiprah profesionalnya dimulai sejak 1995 ketika ia terjun sebagai advokat dan pengacara. Tidak berhenti di dunia praktik hukum, ia juga aktif dalam dunia akademik sejak tahun 2000 sebagai dosen di Universitas Andi Sudirman Watampone, termasuk pada program Pascasarjana S2 Ilmu Hukum. Dedikasinya di dunia pendidikan menjadikannya salah satu figur yang berpengaruh dalam pengembangan keilmuan hukum di kawasan tersebut.

Selain di dunia kampus, Alwi Jaya juga memiliki rekam jejak panjang dalam kepemimpinan lembaga pendidikan dan organisasi profesi. Ia pernah menjabat Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan FAMIKA Makassar (2001–2009) dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YAPIKA Makassar (2012–2016). Dalam organisasi advokat, ia tercatat sebagai Ketua AAI Cabang Kabupaten Bone sejak 2019 hingga sekarang, serta pernah menjadi Anggota Dewan Penasehat AAI Cabang Makassar.

Di bidang pengembangan akademik, sejak 2023 ia juga dipercaya sebagai Direktur Pascasarjana S2 Ilmu Hukum Universitas Andi Sudirman Watampone. Sementara dalam ranah organisasi profesi hukum, ia akan mengemban amanah sebagai Anggota Dewan Kehormatan PERADI Cabang Makassar periode 2026–2031.

Terpilihnya Dr. Alwi Jaya sebagai rektor diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola dan pengembangan Universitas Andi Sudirman. Senat universitas menilai kehadirannya membawa pengalaman panjang, baik di bidang akademik, hukum, maupun organisasi, yang dapat menjadi modal penting untuk membawa kampus menuju arah yang lebih progresif.

Kini, publik kampus menantikan langkah selanjutnya berupa pelantikan resmi rektor baru tersebut. Harapan besar pun mengemuka agar kepemimpinan baru ini mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kualitas pendidikan, serta membawa Universitas Andi Sudirman semakin berdaya saing di tingkat regional maupun nasional. (*)