BONE– Menggandeng ratusan orang tua murid, SD IT Rabbani sukses menggelar Seminar Parenting akbar bersamaan dengan momen pembagian raport semester pada Ahad (28/06/2026). Mengusung tema *”Anak Hebat Lahir dari Orangtua yang Bertumbuh”*, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara sekolah dan rumah dalam menghadapi tantangan zaman.

Kepala Sekolah SD Rabbani, Ustadz A. Tajuddin, menegaskan bahwa di sekolah ini, proses belajar tidak hanya dibebankan kepada anak, melainkan juga kepada orang tua.

“Kita berharap orang tua juga ikut belajar dan rutin memurajaah hafalan bersama anak di rumah, serta selalu merespons kesalahan anak dengan untaian doa terbaik,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Yayasan, Ustadz Hamdan, dan Sekretaris Dinas Pendidikan yang turut hadir. Keduanya sepakat bahwa di era digital saat ini, peran aktif orang tua mutlak diperlukan sebagai penyaring (*filter*) utama gawai dan arus informasi luar demi membentengi karakter anak.

Dr. Dody Tisna Amijaya selaku pemateri memaparkan pentingnya keseimbangan peran di rumah. Beliau menganalogikan ibu sebagai “guru” dan ayah sebagai “kepala sekolah” yang wajib memastikan kenyamanan ibu dalam mendidik.

Dr. Dody juga memberikan peringatan keras mengenai bahaya **Fatherless”* kondisi di mana anak kehilangan figur ayah, baik secara fisik maupun psikologis. Fenomena ini terbukti berdampak buruk pada penurunan prestasi akademik hingga kerentanan anak terjerumus dalam pergaulan bebas.

“Jika ayah terpaksa tidak ada secara fisik, hadirkan sosoknya di pikiran dan hati anak melalui figur kakek, paman, atau guru. Dan yang terpenting, jadilah orang tua yang bahagia agar memiliki energi untuk membahagiakan anak,” pesan Dr. Dody.

Materi ini memantik refleksi mendalam bagi para peserta. Orang tua yang hadir menyadari bahwa 60% fondasi pendidikan anak bersumber dari rumah, sementara sekolah dan lingkungan masing-masing menyumbang 20%. Para orang tua berkomitmen untuk terus belajar, berkomunikasi dengan akrab, serta menyembuhkan luka batin masa lalu agar tidak berimbas pada pola asuh anak.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh haru ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab serta pembagian raport semester yang dipandu oleh Ustadz Khairul. (*)