BONE– Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Lapas Kelas IIA Watampone saat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia FIFA 2026. Kegiatan yang berlangsung di dalam lingkungan Lapas ini menjadi salah satu bentuk pembinaan rekreasional yang bertujuan menghadirkan hiburan positif sekaligus menciptakan suasana pembinaan yang lebih humanis, Sabtu (27/06).

Kegiatan nobar dipantau langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, bersama jajaran petugas. Selama berlangsungnya kegiatan, seluruh warga binaan mengikuti jalannya pertandingan dengan tertib di bawah pengawasan dan pendampingan petugas sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Momentum perhelatan sepak bola terbesar di dunia tersebut dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi yang sehat bagi warga binaan. Selain memberikan hiburan, kegiatan ini juga menjadi media untuk mempererat kebersamaan, membangun interaksi yang positif, serta mengurangi kejenuhan selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, mengatakan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian dan kemandirian, tetapi juga memperhatikan kebutuhan rekreasional warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan yang utuh.

“Pembinaan yang kami laksanakan tidak hanya berorientasi pada peningkatan mental dan keterampilan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan rekreasional warga binaan. Melalui kegiatan seperti nonton bareng Piala Dunia ini, kami berharap mereka dapat memperoleh hiburan yang positif, menjaga semangat, serta semakin termotivasi untuk mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik,” ujar Rahnianto.

Antusiasme tampak dari seluruh warga binaan yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tetap mematuhi tata tertib yang berlaku. Suasana yang kondusif selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa pembinaan rekreasional dapat menjadi salah satu pendekatan efektif dalam menjaga kesehatan mental serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan harmonis.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Watampone terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas diri warga binaan, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis dan kesejahteraan mereka. Dengan demikian, diharapkan warga binaan dapat menjalani masa pidana secara lebih produktif, memiliki motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, serta siap kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaannya.