BONE– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone, Rahnianto, memberikan pengarahan kepada dua pegawai yang baru bergabung di Lapas Kelas IIA Watampone sebagai langkah awal memperkuat integritas, profesionalisme, dan pemahaman terhadap budaya kerja di lingkungan Pemasyarakatan, Kamis (29/6).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kepala Lapas tersebut diikuti oleh dua pegawai yang berasal dari Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa dan Lapas Kelas IIA Palopo. Pengarahan ini menjadi bagian dari proses adaptasi agar pegawai baru memahami nilai-nilai organisasi sekaligus mampu menjalankan tugas sesuai standar yang berlaku.
Dalam arahannya, Rahnianto menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap insan Pemasyarakatan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi hanya dapat dijaga apabila setiap pegawai bekerja secara profesional, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh pegawai untuk terus memperkuat komitmen dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai nama baik institusi maupun kepercayaan masyarakat.
Rahnianto juga menekankan pentingnya menjaga marwah seragam sebagai simbol kehormatan dan amanah negara. Seragam, menurutnya, bukan sekadar identitas, tetapi mencerminkan tanggung jawab, disiplin, serta komitmen setiap pegawai dalam memberikan pelayanan yang terbaik.
“Seragam yang kita kenakan adalah simbol kepercayaan negara. Jagalah marwahnya dengan bekerja penuh integritas, menjauhi narkoba, memegang teguh etika, dan memberikan teladan yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Rahnianto.
Ia berharap kehadiran pegawai baru dapat membawa semangat positif sekaligus memperkuat soliditas tim di Lapas Watampone. Dengan memahami budaya kerja sejak awal, setiap pegawai diharapkan mampu beradaptasi lebih cepat dan berkontribusi secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Bagi Lapas Watampone, pembinaan kepada pegawai tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kompetensi, tetapi juga melalui penguatan karakter dan integritas sebagai bekal utama dalam menjalankan amanah sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan pengarahan ini, Lapas Watampone menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan memiliki dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin maju dan terpercaya. (*)


Tinggalkan Balasan