BONE — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti, S.P., menghadiri Tasyakuran Dirosa Angkatan II di Masjid Al-Mujahidin Kampung Bene’e, Desa Malimongeng, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salomekko tersebut mengusung tema “Di tengah kesibukan, selalu ada waktu terbaik untuk Al-Qur’an.”
Tasyakuran Dirosa Angkatan II diikuti sebanyak 124 peserta yang berasal dari Majelis Taklim Sipakalebbi, Majelis Taklim Sipakainge, dan Majelis Taklim Ar-Rayyan.
Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Bone, Salahuddin Siata, S.Ag., M.M.; Camat Salomekko yang diwakili Sekcam; Kapolsek Salomekko; Danramil Salomekko; Kepala KUA Salomekko; Kepala Desa Malimongeng; Ketua Pengurus Masjid Al-Mujahidin beserta jajaran; tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para jamaah majelis taklim.
Dalam sambutannya, Wabup Bone Andi Akmal menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menggagas, melaksanakan, dan mendukung program Dirosa.
Menurutnya, Dirosa tidak sekadar menjadi wadah untuk belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun kebiasaan baik, memperkuat kehidupan keagamaan, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai tema yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Kesibukan sebagai petani, pedagang, nelayan, aparatur, ibu rumah tangga maupun pelaku usaha, kata dia, bukan alasan untuk tidak menyediakan waktu mempelajari Al-Qur’an.
Andi Akmal juga memberikan penghargaan kepada para peserta Dirosa yang memiliki kemauan untuk kembali belajar Al-Qur’an. Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk belajar dan tidak ada batas usia untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an.
“Jangan berhenti sampai pada kegiatan tasyakuran hari ini. Jadikan kegiatan ini sebagai awal untuk terus belajar dan semakin dekat dengan Al-Qur’an,” pesan Andi Akmal.
Ia berharap para peserta terus belajar dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, termasuk memperbaiki tajwid. Setelah memiliki kemampuan yang semakin baik, para peserta juga diharapkan dapat membantu keluarga dan lingkungan untuk belajar bersama.
Andi Akmal menegaskan, Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam kehidupan. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan tercermin dalam cara berbicara kepada orang tua, mendidik anak, memperlakukan tetangga, bekerja, bermasyarakat, serta menjaga persaudaraan.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Dirosa memiliki peran penting dalam pembangunan Kabupaten Bone. Pembangunan daerah tidak hanya menyangkut jalan, infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik, tetapi juga pembangunan manusia dan karakter.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kegiatan keagamaan, termasuk para ulama, ustaz dan ustazah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, pendidik, serta keluarga.
Khusus kepada para ustaz, ustazah, dan pembina Dirosa, Andi Akmal menyampaikan terima kasih atas keikhlasan dan kesabaran dalam mendampingi masyarakat belajar Al-Qur’an.
Ia berharap program Dirosa terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk belajar Al-Qur’an. Ia juga mengajak masyarakat menghidupkan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran, pembinaan, dan penguatan kehidupan masyarakat.
Di akhir sambutannya, Andi Akmal mengajak para peserta menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama untuk mengenalkan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada anak-anak.
Wabup Bone Andi Akmal kemudian menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Tasyakuran Dirosa Angkatan II. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, pengurus masjid, para pembina, ustaz dan ustazah, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Ia berharap dari Masjid Al-Mujahidin Kampung Bene’e terus tumbuh semangat belajar, semangat beribadah, dan semangat membangun masyarakat yang lebih baik. (*)


Tinggalkan Balasan