Bulu Tanah — Tahun ajaran baru selalu membawa harapan bagi setiap anak untuk menggapai cita-cita. Namun, di balik semangat itu, banyak orang tua yang harus menghadapi tantangan ekonomi demi memenuhi kebutuhan sekolah putra-putri mereka.

Di tengah kondisi tersebut, secercah kepedulian hadir di Desa Bulu Tanah, Kabupaten Bone. Sebanyak 24 siswa lulusan SD 273 Bulu Tanah yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP menerima bantuan berupa seragam sekolah, sepatu, dan perlengkapan alat tulis pada Minggu, 12 Juli 2026.
Bantuan tersebut diberikan langsung oleh H. Rusli, Kepala Desa Bulu Tanah yang juga menjabat sebagai Ketua Komite SD 273 Bulu Tanah. Seluruh bantuan disalurkan menggunakan dana pribadi sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak di Desa Bulu Tanah.

Menurut H. Rusli, pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan generasi muda. Karena itu, ia merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban para orang tua yang sedang mempersiapkan kebutuhan sekolah anak-anak mereka pada tahun ajaran 2026/2027.

“Di tengah kesulitan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, kita ingin ikut merasakan apa yang dirasakan warga. Semoga bantuan sederhana ini dapat mengurangi beban orang tua sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Bagi para penerima, bantuan tersebut bukan hanya berupa perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi simbol perhatian dan kasih sayang dari pemimpin desa kepada generasi penerus. Senyum bahagia para siswa dan rasa syukur para orang tua menjadi bukti bahwa kepedulian sekecil apa pun mampu menghadirkan harapan besar.

Langkah ini menjadi contoh nyata bahwa membangun dunia pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian semua pihak. Kepedulian yang lahir dari hati dapat menjadi energi positif dalam menciptakan generasi yang lebih berpendidikan, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan.

Di Desa Bulu Tanah, semangat berbagi pada awal tahun ajaran baru telah menjadi pesan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ketika seorang pemimpin hadir dengan ketulusan, harapan anak-anak untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik pun semakin terbuka lebar. (*)