BONE– Suasana khidmat menyelimuti Aula Beramal Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone, Minggu (2/8/2026). Di ruangan yang dipenuhi para ulama, dai, ustaz, ustazah, dan tokoh masyarakat itu, sebuah ikhtiar baru untuk memperkuat syiar Islam di Kabupaten Bone resmi dimulai. Pelantikan Pengurus Daerah Himpunan Dai Muda Indonesia (HDMI) Kabupaten Bone Periode 2026–2031 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan peneguhan komitmen bersama membangun peradaban melalui dakwah yang menyejukkan.
Mengusung tema “HDMI Bone, Membentang Jalan Cahaya, Menjemput Fajar Peradaban,” organisasi yang mewadahi para dai muda ini diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya generasi pendakwah yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin.
Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Wilayah Himpunan Dai Muda Indonesia Sulawesi Selatan, Andi Hadi Ibrahim Baso, S.S., M.A., sebagai simbol estafet kepemimpinan sekaligus penguatan organisasi dalam membina generasi muda dan memperluas dakwah Islam yang moderat, berakhlak, serta menjunjung tinggi persatuan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bone, Prof. Dr. K.H. M. Amir H., M.M.Ag., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Dr. H. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag., Ketua Umum HDMI Kabupaten Bone, Muh. Syahril Sabirin, para dai, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap lahirnya kepengurusan baru HDMI Bone.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan HDMI Kabupaten Bone. Menurutnya, kehadiran organisasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mencetak dai-dai muda yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta semangat pengabdian kepada umat.
Ia menilai bahwa tantangan dakwah di era digital semakin kompleks. Arus informasi yang begitu cepat menuntut para dai untuk mampu memanfaatkan teknologi dan media komunikasi secara bijaksana agar pesan-pesan Islam dapat tersampaikan dengan santun, sejuk, dan mudah diterima masyarakat.
“Keberadaan Himpunan Dai Muda Indonesia di Kabupaten Bone diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam membangun karakter masyarakat yang religius, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menyebarkan dakwah yang menyejukkan, inklusif, dan penuh hikmah,” ujar Andi Akmal Pasluddin.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjaga amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bone yang maju, berdaya saing, namun tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Harapan senada disampaikan Ketua Umum Wilayah HDMI Sulawesi Selatan, Andi Hadi Ibrahim Baso. Ia menegaskan bahwa HDMI hadir bukan semata sebagai organisasi dakwah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pemimpin yang berakhlak mulia, cerdas, dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan umat.
Menurutnya, dakwah masa kini membutuhkan pendekatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Karena itu, HDMI Bone diharapkan mampu menjadi pelopor lahirnya dai-dai muda yang tidak hanya fasih menyampaikan pesan agama, tetapi juga mampu membangun optimisme, memperkuat persaudaraan, dan menebarkan nilai-nilai Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
Sementara itu, Ketua Umum HDMI Kabupaten Bone, Muh. Syahril Sabirin, menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi melalui berbagai program pembinaan kader, dakwah, pemberdayaan umat, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah, lembaga keagamaan, dan seluruh komponen masyarakat.
Baginya, pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari pengabdian panjang dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkemajuan.
Di tengah derasnya arus perubahan sosial dan perkembangan teknologi, kehadiran HDMI Kabupaten Bone menjadi secercah harapan bahwa dakwah akan terus berjalan dengan wajah yang ramah, inklusif, dan penuh hikmah. Dari Bone, jalan cahaya itu kini mulai dibentangkan, mengajak generasi muda melangkah bersama menuju fajar peradaban yang lebih bermartabat. (*)


Tinggalkan Balasan