BONE – Semangat baru mulai terlihat di tubuh Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Bone periode 2026–2031. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum H. Muslimin, SE., MM, jajaran pengurus menggelar rapat perdana pasca terpilihnya kepengurusan baru dalam Musyawarah Kabupaten (Muscab) beberapa waktu lalu.
Rapat yang berlangsung di salah satu kafe di Jalan Ahmad Yani, Bone, Jumat (5/6/2026), dihadiri Sekretaris Umum PBVSI Bone, Mukhkis, S.Pd., M.Pd., serta sejumlah pengurus yang berasal dari berbagai latar belakang profesi. Hadir pula anggota DPRD Bone, Fadel Adiansyah dan M. Alvin, unsur kepolisian, kepala sekolah, guru, hingga pelaku event organizer yang nantinya akan dilibatkan dalam berbagai agenda dan turnamen bola voli di Kabupaten Bone.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh semangat. H. Muslimin menegaskan bahwa komposisi kepengurusan yang beragam menjadi modal besar untuk membangun PBVSI Bone menjadi organisasi olahraga yang kuat dan profesional.
“Saya yakin PBVSI Kabupaten Bone bisa besar karena segala unsur ada di kepengurusan ini,” ujar H. Muslimin.
Ia menekankan pentingnya setiap pengurus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing secara maksimal. Untuk menjaga soliditas organisasi, rapat rutin akan menjadi agenda tetap kepengurusan.
“Semua tupoksi harus berjalan sesuai porsinya. Kita programkan rapat secara rutin agar komunikasi dan koordinasi tetap terjaga,” katanya.
Selain itu, transparansi menjadi salah satu prinsip utama yang akan diterapkan dalam kepengurusan PBVSI Bone ke depan. Setiap agenda rapat nantinya akan dirangkaikan dengan laporan keuangan secara terbuka.
“Kepengurusan ini harus transparan. Setiap rapat harus ada laporan keuangan, baik uang masuk maupun uang keluar. Jaga kekompakan. Saya siap dikritik. Semua harus transparan,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, pembahasan juga mengarah pada program pembinaan atlet. H. Muslimin meminta agar atlet putra dan putri Bone yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) terus diberikan kesempatan bertanding untuk menambah pengalaman dan mental bertanding.
“Ada turnamen di Tanabatue. Atlet Porprov putra dan putri harus kita ikutkan. Mental mereka harus dilatih dan jam terbangnya harus banyak,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada pembinaan atlet, PBVSI Bone juga mulai menyiapkan agenda besar berupa Turnamen Bola Voli Beramal Cup tingkat Sulawesi Selatan antar Club yang direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu ajang bergengsi yang mampu mengangkat citra olahraga bola voli di Kabupaten Bone.
Menurut H. Muslimin, bola voli memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi olahraga yang dekat dengan masyarakat sekaligus memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.
“PBVSI Bone harus lebih besar dari sekadar cabang olahraga bola voli. Kita akan melakukan event berskala besar. Saya ingin Bone menjadi pusat cabang olahraga voli di Sulawesi Selatan. Bola voli harus membumi,” ungkapnya penuh optimisme.
Di hadapan awak media, H. Muslimin menjelaskan bahwa rapat perdana ini juga menjadi momentum perkenalan antar pengurus sekaligus evaluasi awal terhadap kesiapan masing-masing bidang sebelum pelantikan resmi dilaksanakan.
“Saya ingin mengetahui siapa saja pengurus yang ada dan bagaimana kesiapan mereka di bidang masing-masing. Sebelum pelantikan, semua harus sudah memahami tugas dan tanggung jawabnya,” katanya.
Lebih jauh, ia menegaskan visinya untuk membawa PBVSI Bone menjadi organisasi yang lebih maju, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Saya ingin PBVSI ke depan lebih maju, lebih besar, lebih mumpuni. Bola voli harus menjadi milik masyarakat. Ke depan, saya tidak ingin hanya berkembang di kota. Kalau perlu, setiap kecamatan harus memiliki kompetisi dan klub bola voli sendiri,” ujarnya.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, H. Muslimin menilai dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting, termasuk pemerintah daerah, pengurus, pelaku olahraga, dan media.
“Saya berharap semua pihak ikut mendampingi. Tentu bukan hal mudah. Kalau bukan dukungan pemerintah, teman-teman pengurus, dan media, saya akan merasa kesulitan. Mari bersama-sama membesarkan PBVSI Bone agar bisa berkembang lebih maju,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan visi besar yang diusung kepengurusan baru, PBVSI Bone optimistis mampu mencetak prestasi sekaligus menjadikan Kabupaten Bone sebagai salah satu barometer perkembangan bola voli di Sulawesi Selatan. (*)


Tinggalkan Balasan