BONE– Semangat kebersamaan menyambut Tahun Baru Imlek terasa hangat di Kabupaten Bone. Forum Komunitas Tionghoa (Forkita) Bone di bawah kepemimpinan Jefri Tahar menghadirkan cara unik dan merakyat untuk merayakannya: turnamen domino terbuka untuk umum yang akan digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026 di Jalan Makmur, Kecamatan Tanete Riattang.
Tak sekadar ajang adu strategi, turnamen ini menjadi ruang silaturahmi lintas komunitas. Tanpa biaya pendaftaran alias gratis, kegiatan ini menyediakan total hadiah sebesar Rp15 juta, menjadikannya semakin menarik bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Forkita Bone juga menyiapkan kegiatan bakti sosial di lingkup Pasar Lacokkong. Aksi sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian komunitas Tionghoa Bone terhadap lingkungan sekitar, khususnya para pedagang dan masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya di pasar tersebut.
Ketua Forkita Bone, Jefri Tahar, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi memiliki makna yang lebih dalam. Terlebih, pelaksanaannya berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadan.
“Imlek dan Ramadan selalu membawa pesan kebaikan. Melalui turnamen domino dan bakti sosial ini, kami berharap masyarakat bisa merasakan kebersamaan dan saling menghargai. Kami ingin hubungan antarkomunitas di Bone semakin solid,” ujar Jefri.
Baginya, momentum ini adalah jembatan untuk mempererat harmoni sosial di tengah keberagaman yang telah lama menjadi kekuatan Kabupaten Bone.
Melalui perpaduan kompetisi yang merakyat dan aksi sosial yang menyentuh, Forkita Bone ingin menghadirkan pesan sederhana namun kuat: bahwa perbedaan bukanlah sekat, melainkan kekayaan yang dapat dirajut dalam kebersamaan.
Forkita Bone pun mengundang seluruh masyarakat untuk ikut serta dan meramaikan kegiatan tersebut, menjadikan perayaan Imlek tahun ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan harmoni di Bumi Arung Palakka. (*)


Tinggalkan Balasan