BONE– Gedung PKK Kabupaten Bone pada Selasa (28/7/2026) dipenuhi semangat dan optimisme. Ribuan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone berkumpul dengan satu tujuan yang sama: meninggalkan bangku kuliah untuk sementara waktu dan hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan.

Sebanyak 1.043 mahasiswa secara resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2026. Pelepasan tersebut dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Bone.

Momentum pelepasan bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik barisan mahasiswa yang bersiap menuju desa-desa, tersimpan harapan besar agar ilmu yang diperoleh di ruang perkuliahan dapat menjelma menjadi solusi nyata bagi masyarakat.

Tahun ini, KKN Reguler IAIN Bone mengusung tema “Pengentasan Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem”, sebuah tema yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional maupun komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program tersebut, para mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu menjadi mitra masyarakat dan pemerintah desa dalam mengidentifikasi berbagai persoalan sosial, menggali potensi lokal, serta menghadirkan inovasi yang dapat mendorong peningkatan kualitas hidup warga.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone menyampaikan apresiasi atas kontribusi IAIN Bone yang secara konsisten melibatkan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya upaya pengentasan kemiskinan melalui edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta pendampingan di berbagai sektor.

Semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar memahami realitas kehidupan masyarakat secara langsung, membangun empati, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Bagi 1.043 mahasiswa IAIN Bone, perjalanan KKN ini menjadi lebih dari sekadar pengabdian. Ini adalah ruang pembelajaran yang sesungguhnya, tempat teori bertemu dengan praktik, dan idealisme diuji oleh dinamika kehidupan masyarakat.

Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, mereka membawa harapan bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan di tengah masyarakat dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bone yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (*)