BONE– Di bawah kolong rumah sederhana di sebuah wilayah Kecamatan Bengo, suasana Kamis, 30 April 2026, tampak berbeda dari biasanya. Tidak ada meja rapat panjang, tidak ada ruangan berpendingin udara, dan tidak pula kursi empuk berjejer rapi. Yang ada hanyalah suasana terbuka, dengan duduk lesehan di atas panrung-panrung berbahan bambu.
Di tempat itulah Koordinasi Pemerintah Kabupaten Bone bersama pemerintah kecamatan berlangsung, dipimpin langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman.
Dengan gaya yang sederhana, Bupati Bone memilih tidak menggunakan fasilitas formal yang mewah. Ia duduk menyatu dalam suasana yang jauh dari kesan birokratis kaku. Momen ini menjadi penegasan bahwa kerja pemerintahan tidak selalu harus dibingkai dalam ruang-ruang resmi.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kecamatan dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung di lapangan. Ia mengingatkan bahwa pelayanan publik tidak boleh menunggu, tetapi harus hadir lebih cepat dan tepat di tengah warga.
“Pemerintah kecamatan adalah garda terdepan. Jangan hanya menunggu laporan, tetapi harus lebih proaktif melihat dan merespons kondisi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam suasana rapat yang berlangsung santai namun penuh makna tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas BMCTKR Kabupaten Bone serta H. Askar, Kasatpol-PP bersama jajaran pemerintah kecamatan.
Kehadiran para pejabat di bawah kolong rumah tersebut memberi kesan tersendiri. Bukan hanya sekadar rapat koordinasi, tetapi juga menjadi simbol pendekatan kepemimpinan yang membumi, dekat dengan realitas masyarakat.
Momentum sederhana itu sekaligus memperlihatkan gaya kepemimpinan yang ingin dibangun: tidak berjarak, tidak elitis, dan lebih menekankan pada kerja nyata di lapangan. (*)


Tinggalkan Balasan