BONE– Langkah Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Seni, 26 Januari 2026, tampak berbeda dari biasanya. Orang nomor satu di Bumi Arung Palakka itu tidak hanya datang untuk seremoni, tetapi benar-benar masuk ke ruang kelas SMP Negeri 2 Watampone, menyapa, berdialog, bahkan menguji langsung kemampuan para siswa.
Kehadiran Bupati di tengah aktivitas belajar mengajar sontak menarik perhatian. Suasana kelas yang semula formal berubah hangat dan penuh antusias. Dengan gaya santai, Bupati berinteraksi langsung dengan siswa, menanyakan pelajaran apa yang sedang mereka terima.
Di salah satu kelas, siswa tengah mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia. Bupati pun melontarkan pertanyaan sederhana namun sarat makna. “Apa pentingnya kita belajar Bahasa Indonesia?” tanya Bupati.
Seorang siswa dengan percaya diri menjawab bahwa Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional yang berfungsi sebagai bahasa pemersatu bangsa. Jawaban itu disambut senyum dan anggukan puas dari Bupati Bone, yang menilai pemahaman tersebut sebagai fondasi penting dalam membangun karakter kebangsaan sejak dini.
Kunjungan berlanjut ke kelas lain yang sedang belajar Matematika. Kali ini, Bupati langsung menguji kemampuan berhitung siswa. “Coba siapa yang tahu 9 kali 7?” ujarnya.
Beberapa siswa tampak berpikir keras, namun belum mampu menjawab dengan cepat. Melihat hal tersebut, Bupati memberikan perhatian khusus. Ia kemudian menyampaikan pesan kepada guru Matematika agar kembali menekankan penguasaan dasar perkalian dan pembagian.
Menurut Bupati, kemampuan menghafal perkalian dari 1 hingga 10 merupakan bekal penting yang akan sangat membantu siswa dalam memahami matematika pada jenjang berikutnya.
“Dulu, perkalian selalu diwanti-wanti agar dihafal siswa. Saya berharap metode ini tetap diperhatikan. Kalau dasar ini kuat, kemampuan matematika anak-anak akan jauh lebih baik ke depan,” tegasnya.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Bone terhadap kualitas pendidikan, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga pada substansi proses belajar mengajar. Bagi para siswa, kehadiran Bupati di dalam kelas menjadi pengalaman berharga yang memberi motivasi tersendiri untuk terus belajar dan berprestasi. (*)



Tinggalkan Balasan