Watampone – Ribuan bibit pohon kelapa ditanam secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari gerakan mendukung ketahanan pangan nasional. Di Kabupaten Bone, kegiatan penanaman dipusatkan di Kelurahan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa (09/09).

Acara ini dilaksanakan di Kelurahan Majang dan dihadiri oleh Bupati Bone, Andi Asman ⁷Sulaiman, Kalapas Watampone, Saripuddin Nakku, Kabapas Watampone, Nurmia, Dandim 1407 Bone, Letkol INF Laode Muhammad Idrus, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyampaikan bahwa bibit kelapa akan ditanam di beberapa lokasi, termasuk Kelurahan Majang, BTN B-ONE, Rumah Tahanan Soppeng, dan Sinjai. Menurutnya, Bone dengan populasi kelapa terbesar kedua setelah Selayar memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman kelapa sebagai sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.

“Kami berharap penanaman pohon kelapa ini mendukung visi misi Maberre dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan serta menjadi sarana pendukung industri kelapa skala besar di Bone. Program ini merupakan langkah kolaborasi lintas sektor yang baik antara Pemda Bone dan Lapas Kelas IIA. Setelah warga binaan selesai menjalani pembinaan di dalam lapas, mereka dapat terus dibina untuk mendapatkan penghasilan di luar tembok,” ungkapnya.

Sementara itu, Kalapas Watampone, Saripuddin Nakku, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap program ini. “Kami bersyukur bahwa program ketahanan pangan dan penanaman pohon kelapa ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bone. Harapan kami, program-program selanjutnya Lapas Watampone dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah sehingga tujuan pembinaan dan pemberdayaan warga binaan dapat tercapai dengan lebih optimal,” ujarnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman bibit pohon kelapa serentak di seluruh Indonesia pada pukul 11.45 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.