BONE — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan seremonial. Di Universitas Andi Sudirman (UNIASMAN), semangat tersebut hadir dalam bentuk yang lebih hangat: aroma rempah, kreativitas kuliner, dan gelak tawa para dosen serta tenaga pendidik yang beradu keterampilan di dapur.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Universitas Andi Sudirman menggelar lomba memasak antar-unit dan fakultas pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam kreasi menu Nusantara yang disajikan secara unik, kreatif, sekaligus sarat nuansa kemerdekaan.
Bukan sekadar soal rasa, para peserta ditantang menampilkan konsep penyajian yang menarik serta mampu merepresentasikan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap kekayaan kuliner Indonesia.
Sebanyak delapan tim tampil dengan karakter masing-masing. Tim 1 yang dipimpin Chef Heriah bersama Rika Damayanti, SH., MH, A. Nahda, dan Asni, misalnya, mengandalkan menu tradisional seperti Ayam Lengkuas atau Ayam Poppo, Udang Asam Manis Gurih, Telur Balado, Ikan Asin Sambal Tomat, Perkedel Jagung, hingga Tumis Kangkung Marasa.
Tim 2 menghadirkan Ayam Palekko, Perkedel Jagung, Udang Krispy Saus Tiram, Ikan Dempo Saus Pedas Manis, Semur Telur, dan Cah Kangkung.
Sementara Tim 3 yang dipimpin langsung oleh Drs. Bakri, MH, Andi Manto mengusung nama “Babyblues” tampil dengan jargon “Lezatnya Bersama, Serunya Tak Terlupa!”. Mereka menyuguhkan Ayam Bakar Sambal Terasi, Udang Creepy, Dempo Asam Manis, Telur Ceplok, Perkedel Jagung, dan Tumis Kangkung.
Kreativitas semakin terasa pada penampilan Tim 4. Tim yang diperkuat Gustika Sandra, S.H., M.H., Jumra, S.H., M.Si., M.H., Ns. Dewi Mulfiyanti, S., dan Nurul Fitriany, S.H., memberikan nama-nama unik pada hidangan mereka, seperti Ayam Cinta Sambal Ambyar, Kangkung Adem Ayem, Perkedel Pendamping Setia, Udang Tanpa Rahasia, Telur Red Velvet Nusantara, dan Dempo Smackdown.
Tim 5 tampil kompak dibawah kendali Andi Nur Ainun dengan menu Ayam Tumis Kecap, Cah Kangkung, Udang Pedas Manis, Perkedel Jagung, Telur Balado, dan Ikan Dempo Tumis Tomat.
Tak kalah menarik, Tim 6 dari Gedung Pink/Fakultas Hukum dan Politik, yang beranggotakan Dr. Asia, Nurmi Sari, A. Niniek, dan Murni, mengusung tema “Simfoni Merdeka: Harmoni Rasa Nusantara di Atas Daun Pisang.”
Menu yang mereka tampilkan terdiri atas Ayam Poppo, Udang Asam Manis, Perkedel Jagung, Telur Bumbu Kacang, Dempo Asam, dan Cah Kangkung. Setiap sajian bahkan diberi makna yang merepresentasikan nilai kegigihan, kemakmuran, persatuan, hingga ketahanan bangsa.
Sementara itu, Tim 7 yang dipimpin oleh Akbar, Andi Dwi, A. Rikmal dan Yudis sukses mencuri perhatian dengan spanduk bertajuk “Daftar Menu Mak Lima Biadab”. Nama-nama menu yang mereka tawarkan pun tak kalah unik, di antaranya Nasu Palekko Mak Lima Biadab, Kangkung Tumis Lapas, Udang Bakar Cucu, Telor Balado Cinta, dan Perkedel Perkasa.
Adapun Tim 8 UNIASMAN yang menjuluki diri mereka “Suster Manis” menghadirkan konsep “Prasmanan Kemerdekaan”. Tim yang beranggotakan A. Haryati Hasrib, A. Satriana, Radiah Ilham, dan Andi Nurdiana tersebut menata sajian di atas tampah beralaskan daun pisang segar dengan ornamen merah putih.
Konsep mereka diperkuat hiasan gerbang bertuliskan “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, maskot pakaian adat Aceh, serta maskot perawat atau suster. Konsep tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Nusantara sekaligus semangat pelayanan yang penuh kasih.
Menu Tim 8 terdiri atas sajian berkuah santan rempah gurih, ayam goreng rempah dan perkedel, udang goreng crispy, tumis kangkung dan wortel, serta telur dadar rempah. Nama “Suster Manis” sendiri dimaknai sebagai gambaran karakter pelayanan yang tulus, ramah, dan hangat.
Setelah melalui penilaian, Tim 1 keluar sebagai Juara I. Posisi Runner Up diraih Tim 6, sedangkan Juara III diraih Tim 4.
Untuk kategori juara harapan, Harapan I diraih Tim 2, Harapan II Tim 8, dan Harapan III Tim 5. Sementara itu, Juara Favorit I diberikan kepada Tim 7 dan Juara Favorit II kepada Tim 3.
Penilaian dilakukan langsung oleh Pembina Yayasan Kampus Universitas Andi Sudirman, Andi Harni, S.ST., M.H., bersama dua dosen Universitas Andi Sudirman yang memiliki pengalaman di bidang kuliner, yakni Dra. Andi Ratnawati, M.Si., purna bakti Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bone, serta Suriati, S.H., M.H., pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone.
Andi Harni mengapresiasi antusiasme para dosen dan tenaga pendidik yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kesibukan menjalankan tugas akademik dan administrasi di kampus ternyata tidak menghalangi mereka untuk menunjukkan kemampuan di bidang kuliner.
“Meski memiliki aktivitas sehari-hari di kampus, ternyata para dosen dan tenaga pendidik memiliki kemampuan memasak yang luar biasa. Bahkan dosen dan tenaga pendidik laki-laki juga menunjukkan kepiawaian dalam memasak,” ujarnya.
Menurut Andi Harni, lomba memasak tersebut bukan semata-mata untuk memeriahkan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI. Kegiatan itu juga menjadi ruang bagi dosen dan tenaga pendidik untuk menyalurkan bakat serta hobi memasak.
Lebih dari itu, suasana kompetisi yang dibangun secara penuh keakraban menjadi momentum untuk memperkuat kekompakan dan kebersamaan seluruh keluarga besar Universitas Andi Sudirman.
“Momentum ini bukan hanya untuk menyemarakkan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI, tetapi juga sebagai wadah menyalurkan bakat dan hobi memasak para dosen dan tenaga pendidik. Sekaligus menjaga kekompakan, kebersamaan, dan membangun semangat nasionalisme,” jelasnya.
Dari dapur sederhana, semangat kemerdekaan pun menemukan bentuknya sendiri. Ada yang hadir melalui sambal yang menggugah selera, rempah yang menghangatkan, nama menu yang mengundang tawa, hingga tampah berhias merah putih.
Di balik kompetisi dan penentuan juara, lomba memasak UNIASMAN menyisakan pesan yang lebih besar: bahwa kemerdekaan juga dapat dirayakan melalui kebersamaan, kreativitas, gotong royong, dan kecintaan terhadap kekayaan kuliner Nusantara. (*)


Tinggalkan Balasan