BONE–Komitmen untuk membumikan Al-Qur’an terus digelorakan oleh AAS Foundation. Bekerja sama dengan Quantum Akhyar Institute, lembaga ini kembali membuka Program Beasiswa Tahfidz Qur’an Periode 2025/2026, sebuah program yang dirancang untuk mencetak generasi muda penghafal Al-Qur’an yang berkarakter Qur’ani dan berakhlak mulia.
Melalui program bertajuk “Pembentukan Penghafal Al-Qur’an di Quantum Akhyar Institute”, peserta akan dibimbing secara intensif untuk menghafal 30 juz Al-Qur’an selama masa karantina. Tidak hanya fokus pada hafalan, peserta juga dibentuk secara spiritual, mental, dan moral agar menjadi insan yang berakhlak Qur’ani.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen AAS Foundation dalam mendukung pembinaan spiritual dan pendidikan Islam di Indonesia.
Sebagai pembina AAS Foundation, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., mengajak masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya warga Bone, untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini.
“Beasiswa ini bukan hanya tentang hafalan, tetapi juga tentang pembentukan karakter generasi Qur’ani. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam ilmu dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan,” ujar Andi Asman, Rabu (12/11/2025).
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian AAS Foundation terhadap pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Ini bentuk kepedulian AAS Foundation kepada masyarakat Sulawesi Selatan dalam pembinaan Al-Qur’an,” tutur Bupati Bone yang juga adik Pendiri AAS Foundation, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.
Program ini terbuka bagi ikhwan berusia 18–30 tahun yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan memahami tajwid. Para peserta terpilih akan menjalani karantina selama 40 hari di Quantum Akhyar Institute, Bekasi, di bawah bimbingan para penghafal dan pengajar berpengalaman.
Pendaftaran dibuka mulai 3 hingga 15 November 2025 melalui laman resmi: https://alcmedia.uahofficial.com/karantina/
.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak panitia di +62 821-5658-3921 atau melalui akun media sosial resmi @aasfoundation.idn di Instagram, TikTok, dan Facebook.
Melalui program ini, AAS Foundation berharap dapat melahirkan lebih banyak hafidz dan hafidzah yang tidak hanya menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. (*)



Tinggalkan Balasan