BAREBBO — Sabtu, 15 Agustus 2026, menjadi saksi sebuah momen penuh kebanggaan bagi siswa UPT SMKN 4 Bone. Di pelataran Kantor Pemerintah Kecamatan Barebbo, sejumlah siswa sekolah tersebut resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Barebbo Tahun 2026.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Camat Barebbo, A. Yusuf, S.STP., M.Si., dan turut dihadiri unsur Tripika Kecamatan Barebbo. Bagi para siswa yang terpilih, hari itu bukan sekadar seremoni. Di balik seragam dan langkah tegap mereka, tersimpan sebuah amanah untuk menjalankan tugas penting pada upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Para calon Paskibraka terlebih dahulu mengucapkan Ikrar Putra Indonesia secara serentak. Dengan tangan memegang ujung bendera Merah Putih di dada kanan, mereka menyatakan pengakuan diri sebagai makhluk Tuhan, kecintaan kepada tanah air, kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, sekaligus tekad untuk menjaga keutuhan bangsa.

Ikrar tersebut kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan dan pemasangan ovalet Paskibraka sebagai tanda resmi bahwa mereka telah menerima tanggung jawab sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera tingkat Kecamatan Barebbo.

Bagi UPT SMKN 4 Bone di bawah kepemimpinan Andi Faisal, S.Pd., M.Pd., kepercayaan tersebut bukan sesuatu yang baru. Dari tahun ke tahun, siswa SMKN 4 Bone dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kecamatan Barebbo.

“Dari tahun ke tahun siswa SMKN 4 Bone selalu mendapat amanah sebagai Paskibraka Kecamatan. Tahun ini kembali dikukuhkan sebagai Paskibraka Kecamatan tahun 2026 dan akan bertugas sebagai pengibar bendera pada upacara 17 Agustus, dalam rangka memperingati Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-81,” ujar Andi Faisal.

Menurutnya, kepercayaan pemerintah Kecamatan Barebbo kepada para siswa merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Amanah tersebut, kata dia, harus dijalankan dengan penuh kesungguhan dan disiplin.

“Kepercayaan yang diberikan kepada siswa SMKN 4 Bone merupakan amanah yang sangat besar yang harus dilaksanakan dengan baik,” tuturnya.

Sebagai kepala sekolah, Andi Faisal mengaku terus memberikan pesan sederhana kepada para siswa yang akan menjalankan tugas. Ia meminta anak didiknya untuk tetap fokus, disiplin, serta mengikuti seluruh arahan pelatih selama menjalani latihan.

“Selaku kepala sekolah, saya selalu berpesan kepada anak-anakku agar fokus dan selalu mengikuti apa yang menjadi arahan pelatih selama latihan,” katanya.

Pesan itu menjadi bekal penting bagi para siswa menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus. Sebab, menjadi Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris atau ketepatan langkah. Di sana ada tanggung jawab untuk menjaga kehormatan Merah Putih dan memastikan prosesi sakral peringatan kemerdekaan berlangsung dengan baik.

Camat Barebbo A. Yusuf, S.STP., M.Si., dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa SMKN 4 Bone yang telah dikukuhkan sebagai Paskibraka Kecamatan Barebbo.

Ia mengingatkan bahwa setelah pengukuhan, amanah besar kini berada di pundak para siswa. “Selamat kepada siswa SMKN 4 Bone atas pengukuhannya sebagai Paskibraka tingkat kecamatan. Kini amanah berada di pundak kalian. Tunjukkan yang terbaik,” pesannya.

Menurutnya, para Paskibraka merupakan putra-putri pilihan yang dipercaya untuk mengemban tugas penting dalam pelaksanaan upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Barebbo.

“Kalian adalah orang pilihan, yang diberi tugas dan mandat untuk menyukseskan pelaksanaan upacara Proklamasi Kemerdekaan di Kecamatan Barebbo. Jadi laksanakan dengan baik, berikan yang terbaik,” tegasnya.

Kini, setelah pengukuhan usai, para siswa kembali mempersiapkan diri. Latihan, kedisiplinan dan kekompakan menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju 17 Agustus.

Di balik setiap langkah tegap yang akan mereka ayunkan nanti, ada nama sekolah yang mereka bawa, ada kepercayaan pemerintah Kecamatan Barebbo yang harus dijaga, dan yang paling utama, ada Merah Putih yang akan mereka kibarkan sebagai simbol kemerdekaan dan persatuan bangsa.

Bagi SMKN 4 Bone, keberhasilan para siswanya menjadi Paskibraka bukan hanya sebuah kebanggaan sekolah. Lebih dari itu, menjadi bagian dari Paskibraka adalah ruang pembelajaran tentang tanggung jawab, disiplin, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa. (*)