BONE– Suasana meriah dan penuh semangat gotong royong mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone, Minggu (16/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Bone menyemarakkan momentum kemerdekaan dengan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga pemerintah kecamatan. Salah satu kegiatan yang paling menyedot perhatian adalah lomba panjat pinang.

Dua pohon pinang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bone untuk diperebutkan secara beregu. Puluhan pegawai dari berbagai dinas, badan, serta pemerintah kecamatan turut ambil bagian bersama masyarakat.

Lomba berlangsung seru. Batang pohon pinang yang telah dilumuri pelumas membuat para peserta harus bekerja ekstra keras. Mereka saling bahu-membahu membentuk piramida manusia untuk mencapai puncak dan mengambil hadiah yang telah disiapkan.

Sorak-sorai penonton pecah setiap kali susunan peserta mulai mendekati puncak. Tak jarang, formasi yang sudah dibangun dengan susah payah kembali roboh. Namun, peserta tak menyerah dan kembali mencoba hingga berhasil.

Dari dua pohon pinang yang diperebutkan, pohon pertama berhasil ditaklukkan tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone. Sementara pohon pinang kedua berhasil dimenangkan oleh tim Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Hadiah utama yang disiapkan pemerintah daerah berupa sepeda, sepeda listrik, serta berbagai hadiah menarik lainnya. Sejumlah hadiah hiburan juga diperebutkan masyarakat yang turut meramaikan kegiatan.

Lomba tersebut disaksikan langsung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan, semarak perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI tidak hanya dilaksanakan di pelosok kecamatan, tetapi juga di pusat Kota Watampone.

“Momentum perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI tidak hanya disemarakkan di pelosok kecamatan, tetapi juga di wilayah Kota Watampone,” ujarnya.

Menurutnya, rangkaian kegiatan diawali dengan sepeda santai yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bone juga memberikan apresiasi kepada peserta melalui berbagai hadiah doorprize, termasuk tambahan hadiah berupa kesempatan melaksanakan ibadah umrah bagi dua orang.

“Kita juga tambahkan ada dua orang untuk melaksanakan ibadah umrah. Diharapkan bisa mendoakan kita di Tanah Suci,” kata Andi Asman.

Ia menilai antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut menjadi tanda positif terhadap berbagai perkembangan pembangunan di Kabupaten Bone.

Bupati juga menyinggung perbaikan akses transportasi dan jalan yang mulai dirasakan masyarakat. Menurutnya, perbaikan infrastruktur turut mendorong kelancaran arus lalu lintas dan pergerakan ekonomi masyarakat.

“Pergerakan-pergerakan ekonomi terus bergerak, dan arus lalu lintas juga sudah lancar. Alhamdulillah, sudah ada jawaban dari masyarakat,” tuturnya.

Di Lapangan Merdeka Watampone, semangat kemerdekaan kemudian berpadu dengan kegembiraan warga. Bukan sekadar memperebutkan hadiah, panjat pinang menjadi ruang perjumpaan antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus menghidupkan kembali nilai kebersamaan, kerja sama, kerja keras, serta pantang menyerah.

Semangat itulah yang membuat tradisi panjat pinang tetap menjadi salah satu atraksi yang paling dinantikan dalam setiap perayaan kemerdekaan—termasuk di Kabupaten Bone. Di tengah tawa, sorak-sorai, dan perjuangan menaklukkan batang pinang, pesan kemerdekaan kembali terasa: keberhasilan akan lebih mudah diraih ketika dikerjakan bersama-sama. (*)