WATAMPONE — Pergantian kepemimpinan di lingkungan militer tak selalu berlangsung dalam suasana formal dan penuh ketegangan. Di Hotel Novena Watampone, Kabupaten Bone, Senin (10/8/2026), serah terima jabatan (sertijab) Komandan Korem (Danrem) 141/Toddopuli justru dibalut suasana hangat dan penuh keakraban.

Acara ramah tamah menjadi ruang untuk melepas pejabat lama sekaligus menyambut pemimpin baru. Di antara ucapan selamat, jabat tangan, dan perbincangan penuh keakraban, terselip pesan tentang kesinambungan pengabdian dan pentingnya menjaga sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.

Jabatan Danrem 141/Toddopuli resmi beralih dari Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, S.Sos., M.M. kepada Kolonel Inf. Robinson Tallupadang, S.I.P., M.H.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone Hj. Maya Damayanti Andi Akmal, S.P. Sejumlah kepala daerah dan unsur pimpinan daerah di wilayah Sulawesi Selatan juga turut hadir.

Bagi Robinson Tallupadang, pergantian jabatan tersebut bukan sekadar pergantian posisi struktural. Ada amanah besar yang harus dijalankan.

Dalam sambutannya sebagai Danrem 141/Toddopuli yang baru, Robinson menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia memandang jabatan tersebut sebagai tanggung jawab yang tidak hanya dipertanggungjawabkan secara kedinasan, tetapi juga secara moral dan spiritual.

“Amanah yang diberikan kepada kami akan kami pertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Karena itu, kami mohon kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak agar dapat melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Robinson.

Pesan itu menjadi penanda awal kepemimpinannya. Ia menyadari bahwa tugas Korem 141/Toddopuli tidak dapat dijalankan sendirian. Ada pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lain yang memiliki peran masing-masing.

Menurut Robinson, perbedaan tugas dan kewenangan antar-institusi bukanlah penghalang untuk bekerja bersama. Sebaliknya, perbedaan tersebut justru dapat menjadi kekuatan ketika diarahkan pada tujuan yang sama.

“Kita memang memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda, tetapi tujuan kita sama, yaitu bagaimana bersama-sama membantu dan menyukseskan program-program pemerintah demi kepentingan masyarakat,” lanjutnya.

Menariknya, Robinson bukan sosok yang benar-benar asing bagi Korem 141/Toddopuli. Sebelum dipercaya menduduki posisi Danrem, ia pernah menjalankan tugas sebagai Kasrem 141/Toddopuli di bawah kepemimpinan Andre Clift Rumbayan.

Karena itu, pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi pertemuan antara sosok yang pernah menjadi pimpinan dan bawahan, yang kini berada dalam fase berbeda dalam perjalanan pengabdiannya.

Robinson bahkan secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Andre. Ia menyebut mantan Danrem tersebut sebagai pimpinan sekaligus mentor yang telah memberikan pengalaman berharga selama dirinya bertugas.

Meninggalkan Jejak Pengabdian

Bagi Andre Clift Rumbayan, malam ramah tamah di Watampone menjadi bagian dari perjalanan untuk meninggalkan Korem 141/Toddopuli setelah menjalankan tugas sebagai Danrem.

Ia mengenang masa kepemimpinannya dengan penuh kebanggaan. Wilayah kerja Korem 141/Toddopuli yang luas membuat tugas tersebut mempertemukannya dengan berbagai karakter, persoalan, sekaligus orang-orang yang menurutnya memiliki semangat pengabdian tinggi.

“Menjadi suatu kebanggaan bagi saya pernah memimpin Korem 141/Toddopuli. Dengan wilayah tugas yang mencakup 21 kabupaten dan dua kota, saya mendapatkan kesempatan bertemu dan bekerja bersama banyak orang hebat, khususnya di Sulawesi Selatan,” ungkap Andre.

Selama memimpin, dukungan dari jajaran Korem dan para Komandan Kodim menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas. Karena itu, Andre menyampaikan penghargaan sekaligus permohonan maaf apabila selama kepemimpinannya terdapat kekurangan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan yang telah diberikan selama saya menjabat. Kepada para Dandim dan seluruh jajaran, apabila selama kepemimpinan saya terdapat kesalahan maupun kekurangan, saya memohon maaf. Semoga silaturahmi dan kerja sama yang telah terbangun tetap terjaga,” tuturnya.

Kini, Andre mendapat amanah baru sebagai Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD).

Pergantian tersebut tidak lantas mengakhiri hubungan yang telah terbangun selama ia bertugas di Sulawesi Selatan. Justru, malam itu menjadi momentum untuk merawat silaturahmi yang telah tumbuh selama masa pengabdiannya.

Pemkab Bone: Sinergi Harus Terus Berjalan

Dari sisi pemerintah daerah, keberadaan Danrem 141/Toddopuli memiliki arti penting dalam membangun koordinasi dan sinergi lintas sektor.

Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan ucapan selamat kepada Andre Clift Rumbayan atas amanah barunya sebagai Komandan Secapa AD.

Ia mengakui, selama Andre menjabat sebagai Danrem, Pemerintah Kabupaten Bone merasakan kuatnya hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bone dan masyarakat Bone, kami menyampaikan selamat atas amanah baru yang diberikan kepada Bapak Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan sebagai Komandan Secapa Angkatan Darat. Selama beliau menjabat sebagai Danrem, kami merasakan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI,” kata Andi Akmal.

Baginya, sinergi tersebut bukan sekadar hubungan kelembagaan. Komunikasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Andi Akmal juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan komunikasi yang telah terjalin selama Andre menjalankan tugas.

“Kami tentu sangat berterima kasih atas kerja sama, komunikasi, dan dukungan yang telah terjalin selama ini. Mewakili Bupati Bone, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Bone, kami juga memohon maaf apabila selama beliau bertugas di Kabupaten Bone terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujarnya.

Kepada Robinson Tallupadang, Andi Akmal menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus selamat menjalankan tugas.

Pemerintah Kabupaten Bone, kata dia, siap melanjutkan sinergi yang telah terbangun.

“Kepada Bapak Kolonel Inf. Robinson Tallupadang, kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas sebagai Danrem 141/Toddopuli. Kami siap bersinergi dan mendukung pelaksanaan tugas, karena pemerintah daerah dan TNI memiliki tujuan yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik serta menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung program strategis nasional Bapak Presiden,” pungkasnya.

Dari Perpisahan Menuju Babak Baru

Suasana ramah tamah malam itu memperlihatkan bahwa pergantian jabatan bukan semata tentang siapa yang datang dan siapa yang pergi. Di balik prosesi tersebut terdapat kesinambungan tugas, hubungan antarmanusia, dan harapan agar kerja sama yang telah dibangun tidak ikut berakhir bersama pergantian kepemimpinan.

Sejumlah kepala daerah turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Takalar, Wakil Bupati Soppeng, Wakil Bupati Gowa, Wakil Bupati Barru, Wakil Bupati Pangkep, Wakil Bupati Luwu Utara, Wakil Wali Kota Palopo, Wakil Wali Kota Parepare, Wakil Bupati Jeneponto, Wakil Bupati Bulukumba, dan Wakil Bupati Pinrang. Hadir pula Ketua DPRD Soppeng serta Wakil Ketua DPRD Tana Toraja.

Dari Kabupaten Bone, hadir unsur Forkopimda atau yang mewakili, pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, serta berbagai unsur masyarakat.

Jajaran Korem 141/Toddopuli juga hadir lengkap, mulai dari para pejabat utama, para Dandim, hingga Ketua Persit jajaran Korem 141/Toddopuli. Pimpinan perbankan, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat turut menjadi bagian dari momentum tersebut.

Di penghujung acara, cenderamata diserahkan kepada pejabat lama. Kamera kemudian mengabadikan satu momen bersama.

Senyum dan kebersamaan dalam foto itu menjadi simbol sederhana dari sebuah pergantian: satu masa kepemimpinan telah berakhir, sementara amanah baru mulai dijalankan.

Andre Clift Rumbayan melanjutkan pengabdiannya di tempat yang baru. Robinson Tallupadang memulai tugasnya sebagai Danrem 141/Toddopuli.

Namun satu hal tetap diharapkan tidak berubah: sinergi dan pengabdian untuk masyarakat Sulawesi Selatan. (*)