BONE – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Langkah tersebut ditunjukkan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., saat menerima audiensi perwakilan developer Kabupaten Bone yang dipimpin langsung oleh H. Anwar, Owner PT. Aru Land Development, di Rumah Jabatan Bupati Bone, Selasa (14/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bone didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bone, Dr. H. Andi Muhammad Iqbal Walinono, serta Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Kabupaten Bone, H. Askar, S.T., M.Si.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Fokus pembahasan mengarah pada percepatan pembangunan kawasan perumahan di Kabupaten Bone sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah, program yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau.

Kehadiran H. Anwar Owner PT. Aru Land Development bersama jajaran pengembang perumahan di Kabupaten Bone menjadi representasi optimisme dunia usaha terhadap iklim investasi sektor perumahan di Kabupaten Bone. Apalagi perusahaan tersebut telah menunjukkan kiprahnya melalui pengembangan kawasan hunian Perumahan Aru Land Cabalu di Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, yang kini berkembang menjadi salah satu kawasan permukiman baru di Kabupaten Bone.

Dalam audiensi itu, berbagai langkah strategis dibahas, mulai dari percepatan penyediaan lahan, dukungan infrastruktur dasar, hingga kemudahan investasi yang diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak kawasan perumahan berkualitas. Sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan developer dinilai menjadi kunci dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat yang terus meningkat.

Bupati Bone menegaskan bahwa pembangunan sektor perumahan tidak hanya berorientasi pada penyediaan rumah semata, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Setiap pembangunan kawasan perumahan akan menciptakan efek berganda melalui terbukanya lapangan kerja, meningkatnya aktivitas sektor konstruksi, perdagangan bahan bangunan, hingga tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sekitar kawasan permukiman.

Selain itu, pengembangan perumahan juga diyakini mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui bertambahnya aktivitas ekonomi dan investasi. Di sisi lain, pembangunan hunian yang berkelanjutan menjadi solusi nyata dalam mengurangi angka backlog atau kekurangan kepemilikan rumah di Kabupaten Bone, sehingga semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap tempat tinggal yang layak.

Pemerintah Kabupaten Bone pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pembangunan perumahan yang inklusif, berkelanjutan, serta selaras dengan visi pembangunan daerah dan program prioritas pemerintah pusat.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, Kabupaten Bone optimistis dapat menjadi salah satu daerah yang berkontribusi nyata dalam menyukseskan Program Nasional 3 Juta Rumah, sekaligus menghadirkan masa depan yang lebih baik melalui penyediaan hunian berkualitas, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (*)