BONE – Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, semangat belajar tidak hanya menjadi kewajiban bagi siswa, tetapi juga bagi para guru. Kesadaran inilah yang menjadi ruh penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII yang kembali hadir pada tahun 2026 dengan mengusung tema “Cita-Cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia.”
Di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kegiatan ini akan digelar pada 13 Juni 2026 di MAN 2 Bone dan menjadi bagian dari rangkaian TPN XIII yang berlangsung serentak di 45 daerah di Indonesia. Sekitar 100 guru dan pemimpin sekolah ditargetkan mengikuti kegiatan yang digagas oleh Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) melalui Guru Belajar Foundation tersebut.
Bagi para pendidik, TPN bukan sekadar seminar atau forum mendengarkan materi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan guru-guru dari berbagai latar belakang untuk saling belajar dari pengalaman nyata yang telah mereka praktikkan di sekolah masing-masing.
Ketua panitia pelaksana TPN XIII Bone, Reni Sulastri, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah belajar bersama yang mendorong tumbuhnya budaya berbagi di kalangan pendidik.
“TPN bukan hanya sekadar forum menerima materi dari narasumber. Kegiatan ini lebih menekankan pada kolaborasi, belajar bersama, dan berbagi pengalaman maupun program unggulan yang telah dilakukan oleh guru dan kepala sekolah di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Menurut Reni, setiap sekolah memiliki cerita perubahan yang berharga. Ada guru yang berhasil meningkatkan partisipasi belajar siswa melalui pendekatan kreatif, ada pula kepala sekolah yang sukses membangun budaya sekolah yang lebih inklusif dan kolaboratif. Pengalaman-pengalaman seperti inilah yang akan menjadi bahan pembelajaran utama dalam TPN XIII.
“Melalui kegiatan ini, guru dapat saling belajar dari pengalaman nyata yang telah berhasil diterapkan di sekolah lain. Harapannya, dampak positif tersebut dapat terus meluas dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan,” katanya.
TPN XIII Kabupaten Bone menghadirkan sejumlah kegiatan yang dirancang interaktif dan partisipatif. Salah satunya adalah Bincang Pendidikan, ruang diskusi yang membahas berbagai isu dan dinamika pendidikan terkini, mulai dari transformasi pembelajaran hingga tantangan kepemimpinan sekolah di era perubahan.
Selain itu, peserta juga akan mengikuti Kelas Praktik Baik, sesi berbagi pengalaman tentang strategi pembelajaran inovatif dan program-program unggulan yang telah terbukti memberi dampak positif bagi siswa.
Suasana kompetitif namun edukatif akan hadir melalui Cerdas Cermat Guru (CCG), sebuah asesmen formatif beregu yang menguji kompetensi dan wawasan pendidik. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan yang dapat mengantarkan peserta menuju kompetisi di tingkat nasional.
Tak kalah penting, terdapat sesi Jejaring Komunitas yang membuka ruang bagi para guru untuk membangun relasi profesional, memperluas kolaborasi, serta memperkuat komunitas belajar yang berkelanjutan.
Pelaksanaan TPN XIII tahun ini terbagi dalam dua level utama. Setelah penyelenggaraan di tingkat daerah yang berlangsung sepanjang Juni hingga Agustus 2026, kegiatan akan mencapai puncaknya pada November 2026 di Jakarta.
Pada forum nasional tersebut, sekitar 10 ribu pendidik dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan berkumpul untuk berbagi gagasan, inovasi, dan praktik pendidikan yang telah membawa perubahan di wilayah masing-masing.
Bagi para guru, kesempatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa perubahan pendidikan tidak selalu lahir dari kebijakan besar, tetapi juga dari praktik-praktik sederhana yang dilakukan secara konsisten di ruang kelas.
Di balik seluruh rangkaian kegiatan, TPN XIII membawa pesan yang lebih besar: membangun budaya belajar sepanjang hayat di kalangan pendidik.
Peserta yang mengikuti seluruh kegiatan akan memperoleh sertifikat pengembangan diri hingga 32 jam pelajaran (JP). Namun, nilai utama yang ingin dibangun bukanlah sertifikat, melainkan semangat untuk terus berkembang dan berbagi manfaat kepada sesama.
“Pendidik yang sadar akan pentingnya belajar dan berbagi manfaat kepada orang lain akan terus meningkatkan kompetensinya melalui berbagai kegiatan kependidikan. Semangat itulah yang ingin kami bangun melalui Temu Pendidik Nusantara XIII,” tutur Reni.
Dengan tema yang mengajak pendidik berpikir melampaui batas geografis melalui konsep Kewargaan Desa Dunia, TPN XIII diharapkan menjadi titik temu berbagai gagasan dan praktik baik yang dapat memperkuat kualitas pendidikan, tidak hanya di Kabupaten Bone, tetapi juga di Indonesia secara keseluruhan.
Bagi guru dan kepala sekolah yang ingin bergabung, pendaftaran dibuka secara daring melalui situs resmi penyelenggara. Forum ini terbuka untuk seluruh guru yang ingin belajar, berbagi pengalaman, serta memperluas jejaring profesional bersama sesama pendidik dari berbagai daerah.
Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, satu hal tetap menjadi kunci kemajuan pendidikan: guru yang terus belajar. Dan dari Bone, semangat itu kembali disuarakan melalui Temu Pendidik Nusantara XIII.
Sebagai ruang belajar bersama, TPN XIII Kabupaten Bone kali ini menghadirkan empat agenda utama yang dirancang interaktif, antara lain:
Bincang Pendidikan: Ruang diskusi mendalam yang mengupas berbagai aspek dan dinamika dunia pendidikan saat ini.
Kelas Praktik Baik: Sesi berbagi pengalaman mengenai metode pembelajaran inovatif yang telah sukses diterapkan di kelas.
Cerdas Cermat Guru: Kuis kompetitif yang dikhususkan bagi para guru untuk menguji wawasan keguruan.
Jejaring Komunitas: Wadah untuk membangun relasi dan komunitas yang bermanfaat bagi pengembangan karier pendidik ke depan.
Panitia pelaksana menegaskan bahwa acara ini “Terbuka untuk Semua Guru” tanpa terkecuali. Selain mendapatkan ilmu dan relasi baru, para peserta yang hadir juga akan difasilitasi dengan doorprize menarik, sertifikat, serta konsumsi selama kegiatan berlangsung.
Bagi para guru di wilayah Kabupaten Bone dan sekitarnya yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi tpn.gurubelajar.org. Untuk informasi lebih lanjut mengenai teknis acara, calon peserta dapat menghubungi narahubung Andi Dini Patriany, S.Pd., M.Pd. di nomor 0813-4265-7706, atau memantau akun media sosial resmi penyelenggara di Facebook Kgbn Bone dan Instagram @kgbnbone. (*)


Tinggalkan Balasan