BONE– Kepedulian pemerintah terhadap penyandang disabilitas kembali diwujudkan melalui program bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Melalui Sentra Pangurangi Takalar, bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Bone melalui PT Pos Indonesia Cabang Bone di Kantor Pos Indonesia, Jalan MH Thamrin, Kota Watampone, Rabu (11/3/2026).

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp192 juta dalam program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Bone. Program ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus mendorong kemandirian ekonomi para penerima manfaat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Andi Asman Sulaiman selaku Bupati Bone, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bone Maryam Andi Asman Sulaiman. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kesejahteraan kelompok rentan di Bumi Arung Palakka.

Dalam program tersebut, bantuan untuk pemenuhan hidup layak diberikan kepada 76 penerima manfaat, masing-masing sebesar Rp2 juta. Selain itu, terdapat pula bantuan kewirausahaan bagi 10 orang penerima manfaat dengan nilai Rp4 juta per orang untuk membantu mereka mengembangkan usaha mandiri.

Di hadapan para penerima bantuan, Bupati Bone menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI dan PT Pos Indonesia yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan tersebut sehingga dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada Kementerian Sosial dan PT Pos Indonesia yang telah menyalurkan bantuan ini sehingga bisa diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya para penyandang disabilitas,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban para penerima, tetapi juga menjadi langkah awal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi serta kesejahteraan mereka.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Sentra Pangurangi Takalar, Andi Kasmawati, menjelaskan bahwa program bantuan tersebut merupakan agenda rutin tahunan Kementerian Sosial sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.

Menurutnya, sebelum bantuan disalurkan, pemerintah terlebih dahulu melakukan proses pendataan dan identifikasi kebutuhan penerima manfaat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran. Seluruh bantuan telah melalui proses perumusan kebutuhan sehingga dapat dimanfaatkan sesuai kondisi para penerima,” jelasnya.

Kegiatan penyaluran bantuan ini juga dihadiri pimpinan PT Pos Indonesia Cabang Bone Ryan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone H. Jemmy, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bone Anwar.

Di tengah suasana penuh harapan, bantuan tersebut menjadi simbol hadirnya negara bagi masyarakat yang membutuhkan—memberi ruang bagi para penyandang disabilitas untuk terus melangkah, mandiri, dan berdaya di tengah kehidupan sosial. (*)