BONE– Aroma rempah dan riuh tawar-menawar masih mewarnai aktivitas di Pasar Bajoe dan Pasar Palakka, Kabupaten Bone, Selasa (26/5/2026). Di tengah denyut perdagangan yang mulai meningkat menjelang Idul Adha, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, memimpin langsung pemantauan pasar untuk memastikan satu hal penting: kebutuhan masyarakat tetap aman dan harga tetap terkendali.

Didampingi Wakapolres Bone, Kepala BPS Bone, Kepala Bulog Bone, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, jajaran dinas terkait, camat hingga lurah, rombongan menyusuri lorong-lorong pasar, berdialog dengan pedagang, serta memantau perkembangan harga berbagai komoditas pangan pokok.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam pengendalian inflasi daerah, stabilisasi harga bahan pangan, sekaligus memastikan ketersediaan stok kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Dari hasil pemantauan tersebut, Wakil Bupati Bone memastikan kondisi stok pangan di daerah masih dalam keadaan aman dan mencukupi.

“Alhamdulillah dari hasil monitoring pemantauan pasar bersama dinas terkait di Pasar Bajoe dan Palakka, ketersediaan stok cukup aman,” ujar Andi Akmal Pasluddin.

Meski stok terjaga, dinamika harga sejumlah komoditas tetap menjadi perhatian. Beberapa bahan pangan tercatat mengalami kenaikan, seperti cabai besar, cabai keriting, bawang putih, dan cabai rawit.

Menurut Andi Akmal, kondisi tersebut dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan serta faktor cuaca yang berdampak pada distribusi dan ketersediaan barang di pasaran.

“Sementara untuk daging masih di kisaran Rp140 ribu per kilogram dan stok di Bone tercukupi. Adapun harga yang mengalami kenaikan dipengaruhi pasokan yang kurang dan faktor cuaca,” katanya.

Menjelang Idul Adha, stabilitas pasokan dan harga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Momentum hari besar keagamaan biasanya diiringi peningkatan konsumsi masyarakat, sehingga pengawasan pasar dilakukan lebih intensif untuk mengantisipasi gejolak harga.

Pemantauan di Pasar Bajoe dan Pasar Palakka menjadi gambaran komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk hadir langsung di lapangan, memastikan denyut ekonomi masyarakat tetap berjalan dan kebutuhan pokok tetap tersedia.

Ke depan, pemerintah bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring pasar secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan pangan tetap aman bagi masyarakat Bone. (*)