MAKASSAR– Ratusan Aparatur Sipil Negara dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan berdiri tegap mengenakan atribut Komponen Cadangan (Komcad), menyatukan tekad dalam sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Momentum pengukuhan 500 Komcad ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar Rabu, 13 Mei 2026 itu bukan sekadar seremoni. Di balik barisan yang rapi dan langkah yang serempak, tersimpan pesan besar tentang disiplin, loyalitas, dan kesiapsiagaan bangsa menghadapi tantangan zaman.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa Komcad ASN harus menjadi contoh nyata bagi masyarakat dan lingkungan birokrasi. Dalam arahannya usai pengukuhan, ia menitipkan pesan yang sederhana namun sarat makna: tetap setia, disiplin, dan memegang teguh loyalitas kepada NKRI.
Menurutnya, ASN yang tergabung dalam Komcad bukan hanya pelayan publik, tetapi juga garda moral yang mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dan bela negara di tengah masyarakat. Jiwa disiplin dan profesionalisme yang dibentuk melalui program tersebut diharapkan menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.
“Kita ingin mereka bekerja dengan jiwa disiplin dan profesional. Komcad ini harus menjadi teladan bagi ASN lainnya,” ujar Andi Sudirman.
Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan, disaksikan unsur Forkopimda Sulsel, kepala daerah, hingga pejabat lintas instansi. Hadir pula Pangdam XIV Hasanuddin Bangun Nawoko, Kapolda Sulsel Djuhandhani Rahardjo Puro, dan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi.
Di tengah semangat nasionalisme yang mengalir di Lapangan Karebosi, Sulawesi Selatan disebut menjadi salah satu daerah rujukan nasional dalam pembentukan Komcad ASN. Bagi Andi Sudirman, posisi Sulsel sebagai pintu gerbang Indonesia Timur menjadikan daerah ini memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung ketahanan nasional.
“Beberapa daerah sudah mulai membentuk program serupa, namun semuanya merujuk ke Sulsel,” ungkapnya dengan optimisme.
Dukungan terhadap program strategis nasional itu juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bone. Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin hadir langsung mengikuti rangkaian penyumpahan dan penetapan Komcad ASN Sulsel Tahun 2026.
Bagi Andi Akmal, program Komcad bukan hanya bagian dari penguatan pertahanan negara, tetapi juga langkah membentuk karakter aparatur yang tangguh, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian tinggi kepada masyarakat.
Ia menilai ASN saat ini tidak cukup hanya profesional dalam pelayanan publik, namun juga harus memiliki jiwa nasionalisme dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
“Program ini bukan hanya memperkuat kesiapsiagaan nasional, tetapi juga membentuk ASN yang memiliki loyalitas, kedisiplinan, dan jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Lebih jauh, Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya mendukung penuh program Komcad ASN sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan bangsa sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya aparatur di daerah.
Di tengah tantangan global, perubahan sosial, dan dinamika kebangsaan yang terus bergerak, pengukuhan Komcad ASN di Sulawesi Selatan menjadi simbol bahwa pengabdian kepada negara tidak hanya diwujudkan melalui senjata, tetapi juga lewat disiplin, loyalitas, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dari Karebosi, semangat bela negara itu kini dibawa pulang oleh ratusan ASN ke daerah masing-masing—menjadi teladan, penggerak, sekaligus penjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. (*)


Tinggalkan Balasan