BONE– Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, SD Inpres 12/79 Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, menunjukkan bahwa sekolah berbasis komitmen dan kerja kolektif mampu melesat maju. Di bawah kepemimpinan Akbar, S.Pd., MM., Gr., sekolah ini terus menorehkan capaian membanggakan, memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan dasar yang patut diperhitungkan di Kabupaten Bone.
Keberhasilan meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingat kabupaten menjadi salah satu tonggak penting perjalanan SD Inpres 12/79 Macanang. Namun, capaian tersebut bukanlah akhir. Berada dalam satu kompleks dengan SDN 24 Macanang yang sejak lama dikenal sebagai sekolah unggulan, SD Inpres 12/79 Macanang kini tampil percaya diri, bahkan mampu berdiri sejajar dalam berbagai aspek mutu pendidikan.
Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi babak baru. Dalam peluncuran program Sekolah Model BerAmal oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, SD Inpres 12/79 Macanang resmi ditetapkan sebagai salah satu dari 37 sekolah percontohan. Bersama SDN 24 Macanang, sekolah ini dipercaya menjadi representasi Sekolah Model BerAmal di wilayah Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Bagi Akbar, penetapan tersebut bukan sekadar simbol. Ia menegaskan bahwa capaian ini melalui proses panjang dan seleksi ketat. Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menetapkan sejumlah indikator sebagai standar penilaian, mulai dari prestasi sekolah, kualitas proses belajar mengajar, mutu pendidikan, hingga tingkat keaktifan dalam berbagai kegiatan. “Ini bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Semua melalui proses dan pembuktian. Kami berusaha menjaga kualitas secara konsisten,” ujarnya.
Predikat sebagai Sekolah Model BerAmal tentu membawa konsekuensi besar. SD Inpres 12/79 Macanang kini tidak hanya dituntut untuk mempertahankan capaian, tetapi juga menjadi rujukan dan inspirasi bagi sekolah lain. Peran sebagai contoh menjadikan setiap langkah harus terukur, setiap program harus berdampak.
Sejalan dengan harapan Bupati Bone, sekolah-sekolah yang menyandang status Model BerAmal diharapkan selalu tampil terdepan. Tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter siswa.
Dalam momentum Hardiknas, komitmen itu ditegaskan melalui penandatanganan pernyataan bersama. Sebuah ikrar untuk mewujudkan sekolah yang Berkarakter, Maju, dan Unggul, tiga pilar utama dalam konsep BerAmal.
Di Macanang, semangat itu kini hidup dalam keseharian. Dari ruang kelas hingga halaman sekolah, dari guru hingga peserta didik, semua bergerak dalam satu arah: menjadi lebih baik, dan memberi contoh bagi yang lain. (*)


Tinggalkan Balasan